PP Bikin Pungli Nopol Cantik Jadi Mati Kutu

Ekbis  SABTU, 29 DESEMBER 2018 , 09:18:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ADHARI

PP Bikin Pungli Nopol Cantik Jadi Mati Kutu

Ilustrasi PP 60/Net

RMOLBanten. Biaya nomor cantik sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No 60/2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak di Lingkungan Polri sebagai pengganti PP No 50/2010.
Dengan demikian dipastikan tidak ada pungutan liar (pungli) dalam penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) pilihan atau yang lebih dikenal dengan nomor cantik.
Ditlantas Polda Metro Jaya menjamin ruang pungli akan terbentur dengan peraturan itu.

"Salah satu tujuan PP itu adalah mengurangi ruang pungli. Jadi tidak bisa lagi main tembak untuk mendapatkan nomor cantik," ujar Kasubdit Regident Dilantas Polda Metro Jaya AKBP Surmadji, dalam keterangannya, Jumat (28/12).

Sesuai PP 60 tahun 2016, besaran biaya yang dikenakan untuk nomor cantik yakni, satu angka tidak ada huruf di belakang Rp 20.000.000. Ada huruf di belakang Rp 15.000.000.

Dua angka tidak ada huruf di belakang Rp 15.000.000. Ada huruf di belakang Rp 10.000.000. Tiga angka tidak ada huruf di belakang Rp 10.000.000. Ada huruf di belakang Rp 7.500.000.

Empat angka tidak ada huruf di belakang Rp 7.500.000. Ada huruf di belakang 5.000.000 Dalam aturan tersebut juga dijelaskan bahwa masa berlakunya hanya lima tahun.

Setelah itu, jika ingin menggunakan nomor tersebut, sang pemilik harus membayar ulang sesuai dengan ketentuan PP 60 tahun 2016. Aturan terkait besaran tarif nomor polisi cantik itu sudah diberlakukan.

Sumardji menegaskan, pihaknya tidak pernah menerima pesanan nomor cantik di luar PP tersebut. Kalau pun ada pemberitaan yang menyebut ada pungli dalam penerbitan nomor cantik dipastikan itu tidak benar karena semua permintaan nopol favorite/nopol pilihan harus membayar sesuai ketentuan PNBP yang sudah diberlakukan sesuai PP 60.

"Pembayaran PNBP nopol melalui loket yang bank yang sudah disediakan. Jadi saya pastikan dan jamin tidak ada pungli di penerbitan nomor cantik," tegasnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds