TSUNAMI BANTEN

Puskesmas Di Kampung Sumur Berangsur Kosong

Kesehatan  SABTU, 29 DESEMBER 2018 , 19:19:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Puskesmas Di Kampung Sumur Berangsur Kosong

Puskemas Sumur/RUS

RMOLBanten. Tanggap darurat bencana Tsunami Selat Sunda berjalan lancar. Korban-korban berhasil dievakuasi.Ada yang meninggal, ada yang terselamatkan dan masih ada yang hilang.

Pantauan di lapangan, nampak beberapa Puskesmas di lokasi bencana berangsur mulai kosong.   
Tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malimping, Danang Nugroho, Sabtu (29/12) menjelaskan, Puskesmas Sumur, sejak Jum’at siang  (28/12) tim tidak menangani pasien korban bencana tsunami Selat Sunda lagi.
  
Sudah tidak ada tindakan medis lagi, untuk korban sejak siang tadi,” katanya.
       
Kondisi serupa terjadi di Puskesmas Cimanggu dan Cibaliung. Pun dengan Puskesmas-puskesmas lainnya, yang menjadi posko penanganan kesehatan, sudah mulai berkurang.
  
Meski demikian, menurut Danang, tim medis tetap bertugas dan siaga di lapangan. "Kami menunggu seandainya ada korban yang kembali untuk berobat lebih lanjut,” imbuhnya.
     
Sampai  tanggal 28 Desember 2018 pukul 24.00 WIB data BPBD Provinsi Banten menyebutkan,  di Puskesmas Cibaliung terdapat korban sebanyak 118 orang luka-luka dan 2 orang meninggal. Di Puskesmas Cimanggu terdapat korban sebanyak 41 orang luka-luka dan 4 orang meninggal dunia. Sementara di Puskesmas Sumur terdapat 60 orang luka-luka dan 49 orang meninggal dunia.
         
Respon cepat Pemerintah Provinsi Banten bersama-sama dengan pemerintah pusat, Pemkab Pandeglang beserta masyarakat membuahkan hasil. Meski demikian, tim tanggap darurat belum usai bekerja. 
  
Gubernur Banten, Wahidin Halim telah menetapkan tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda di Wilayah Provinsi Banten mulai dari 27 Desember 2018 sampai dengan tanggal 9 Januari 2019.

Penetapan tersebut termaktub dalam Keputusan Gubernur Nomor 366/Kep.350-Huk/2018 tentang Penetapan Status tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda di Wilayah Provinsi Banten.

Keputusan tersebut berdasarkan kepada Keputusan Bupati Pandeglang Nomor 362/Kep.425/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami di Kabupaten Pandeglang dan Keputusan Bupati Serang Nomor 360/Kep.504-Huk/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami di Kabupaten Serang. [dhn]


Komentar Pembaca
Bebaskan WNI

Bebaskan WNI

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 06:59:00

Progres Tol Serpong-Kunciran

Progres Tol Serpong-Kunciran

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 14:08:00

Tamu Mahasiswa

Tamu Mahasiswa

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 20:56:00

The ads will close in 10 Seconds