1425 Rumah Rusak, Huntara Di Pandeglang Segera Dibangun

Kabupaten Pandeglang  RABU, 02 JANUARI 2019 , 13:43:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

1425 Rumah Rusak, Huntara Di Pandeglang Segera Dibangun

Posko terpadu penanganan tsunami/Net

RMOLBanten. Jumlah rumah yang rusak akibat diterjang gelombang tsunami kurang lebih 1.425 rumah. Dari jumlah tersebut rusak ringan sebanyak 450, rusak berat 702 dan rusak total 273.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Sarif Hidayat Sarif Hidayat saat rapat di posko utama labuan, Selasa (1/1).

Saat ini, kata Sarif, pihaknya sedang menpersiapkan pembangunan Hunian Sementara (Huntara). Tahap awal sedang dipersiapkan mulai dari pendataan lahan yang akan dijadikan Huntara mulai dari wilayah terdampak hingga di luar wilayah.

"Yang sudah kami data diantaranya wilayah Bojen sobang ada 6.400 meter, gombong 6.500, kampung sepuluh 6.500 meter, Teluklada Sobang 2,5 hektar, Kertajaya 4 hektar, Cigorondong 4.000 meter, Sukarame 1.000 meter, Suka negara 1000 meter, Banyu Biru 4 hektar, dan Cigondang 1 hektar. Kebutuhan lahan Huntara kurang lebih 3,7 hektar, sedangkan tanah yg tersedia yang sudah terdata 37 hektar, tingal pematangan lokasi yang akan dipakai, " kata Sarif  lewat akun facebook humas pandeglang.

Sarif mengaku, lahan yang saat ini sudah matang diantaranya wilayah Sukarame. Disitu kata Sarif, a bisa langsung pasang.

"Luasan satu unit Huntara untuk kapasitas 12 KK dengan lahan 312 meter. Berarti satu KK diperkirakam 26 meter, anggaran sekitar  RP 500 juta. Untuk satu KK diperkirakan Rp 41 juta anggaran yang dibutuhkan, "tuturnya.

Terkait anggaran untuk pembangunan Huntara, Sarif mengungkapkan bisa dari Corporate Social Responsibility (CSR), Badan Negara Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Intinya dari mana saja memungkinkan. Sekarang akan rapat lanjutan dengan Perkim Provinsi Banten, terutama ketersediaan lahan yang akan dipakai, "jelasnya.

Kata dia, lahan yang sudah ready tinggal dimatangkan.

"Tanah bengkok hanya ada di sobang, tanah negara segera dimaksimalkan. Setelah itu dibuat surat peminjaman tanah durasi 6-1 tahun kepada pemilik karena itu milik warga," katanya menutup. [dhn]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds