Stok Bulog Capai 2,1 Juta Ton, Pasokan Beras Aman

Ekbis  JUM'AT, 04 JANUARI 2019 , 11:17:00 WIB | LAPORAN: HARIAN RAKYAT MERDEKA

Stok Bulog Capai 2,1 Juta Ton, Pasokan Beras Aman

Foto/Net

RMOLBanten. Hingga akhir ta­hun 2018 lalu, jumlah Cadangan Beras Pemerintah (CBP) capai 2,1 juta ton. Sementara sepanjang 2018, Pe­rum Bulog mencatat telah melakukan pengadaan beras 3,2 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengata­kan, jumlah cadangan terse­but merupakan yang terbesar yang pernah dikelola Bulog dalam lima tahun terakhir.

Selain beras, stok akhir di tahun 2018 untuk komoditas lainnya yaitu gula pasir se­banyak 477 ribu ton, jagung 53 ribu ton, daging kerbau 5,8 ribu ton, dan minyak goreng 2,6 ribu kiloliter (kl).
"Ini bentuk konsisten Bu­log menjalankan pemerintah dan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) untuk men­jaga kedaulatan pangan," ujarnya dilansir Harian Rakyat Merdeka, Jumat (4/1).

Jika melihat data Badan Pusat Statistik (BPS), selama 2018, Bulog telah menstabil­kan harga pangan pokok, di antaranya beras di kisaran Rp 11.606 per kilogram (kg), gula pasir Rp 13.676 per kg, dan daging sapi Rp 114.195 per kg, serta jagung Rp 7.316 per kg.

Keberhasilan menjaga ketersediaan pa­sokan dan stabilisasi harga beras dan pangan pokok lainnya di seluruh daerah, kata Buwas akan tercipta bila dilakukan secara bersama dengan du­kungan seluruh pihak.

Memasuki 2019, Bulog memastikan ketahanan stok dapat terus terjaga dan op­erasi pasar terus dilakukan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ada gejolak harga di pasar.

Menurut Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, upaya mewujudkan kedaulatan pan­gan melalui stabilisasi harga dilakukan dari hulu hingga ke hilir.

Dari sisi hulu, Bu­log menyerap hasil produksi petani dalam negeri di selu­ruh pelosok Indonesia dan bekerja sama dengan TNI dalam gerakan Serap Gabah Petani (Sergap).
Sedangkan di sisi hilir, pihaknya melakukan pe­meratan stok pangan ke seluruh pelosok Indonesia dan stabilisasi harga pangan melalui operasi pasar yang dilakukan sepanjang wak­tu.

"Beras sebagai pangan pokok masyarakat Indonesia memiliki andil sebesar 0.130 persen terhadap inflasi di tahun 2018," katanya.
Selain itu, Bulog juga me­nyalurkan Bantuan Sosial Rastra, penyaluran bantuan pangan untuk korban ben­cana alam, pasokan program Bantuan Pangan Non-Tunai, dan menjual komoditas pan­gan pokok murah berkualitas melalui berbagai saluran komersial perseroan.

Penyaluran Bansos Rastra sepanjang 2018 mencapai 1,2 juta ton, pengelolaan CBP untuk Operasi Pasar sebanyak 544 ribu ton merupakan sta­bilisasi harga dengan jumlah terbesar selama sepuluh tahun terakhir.

"Dan CBP bencana alam sebanyak 6.953 ton yang diantaranya digunakan untuk korban bencana alam di Palu Donggala (Sulawesi Tengah), dan Lombok (NTB)," tandas­nya. [dhn] 

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.169): Petahana Mengusik Hubungan Diplomatik
TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

JUM'AT, 15 MARET 2019 , 21:00:00

Ini Kata Ketum PPP Soal OTT Di Jatim

Ini Kata Ketum PPP Soal OTT Di Jatim

JUM'AT, 15 MARET 2019 , 13:30:00

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Airin Jenguk Anak Buah

Airin Jenguk Anak Buah

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 10:39:00

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 16:20:00

The ads will close in 10 Seconds