Nyambi Curanmor, Tukang Nasgor Di Tangsel Didor

Hukum  SENIN, 07 JANUARI 2019 , 18:58:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Nyambi Curanmor, Tukang Nasgor Di Tangsel Didor

Foto/ARS

RMOLBanten. Bais, tukang nasi goreng (Nasgor) keliling merintih kesakitan setelah kakinya ditembus timah panas tim Vipers Polres Tangsel.

Bais sendiri merupakan salah satu komplotan maling motor di Tangsel, yang dalam setiap incarannya, terlebih dulu melakukan penyamaran sebagai tukang nasi goreng keliling.

Kejadian bermula Tim Vipers Polres Tangsel saat berpatroli di Jalan Arya Duta, Kecamatan Pamulang, Sabtu (29/12) lalu, mendengar teriakan maling dan melihat sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi.

Tim Vipers langsung melakukan pengejaran. Ketika diperintahkan untuk berhenti, tersangka tetap tancap gas dan berniat menabrakan kendaraannya ke arah petugas.

"Petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak salah satu tersangka di bagian kanan," ucap Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, Senin (7/1).

Lanjutnya, tersangka atas nama Arohmanul Bais (26) yang memang kesehariannya berjualan nasi goreng, tetapi memilik pekerjaan lain sebagai pencuri sepeda motor.

"Tersangka curanmor ini modusnya berprofesi sebagai tukang nasgor. Sambil berjualan keliling, melihat tempat yang aman dan motor terparkir tersangka langsung ambil kendaraan tersebut dengan cara merusak kunci kontak," tuturnya.

Dari penggeledahan yang dilakukan Vipers Polres Tangsel ditemukan plat nomor dan tiga unit motor yang berada di kos-kosan tersangka. Sementara, rekan tersangka Bais masih dalam pengejaran.

"Satu orang masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pengakuannya, tersangka sudah melakukan aksinya selama tiga bulan tetapi akan kita telusuri lebih dalam," papar Ferdy.

Tersangka Bais mengaku nekat untuk mencuri sepeda motor karena penghasilan menjadi tukang nasi goreng tak mencukupi kehidupannya.

"Harganya Rp 12 ribu pake telor. Penghasilan gak cukup," katanya sambil menahan sakit akibat luka tembak di kaki kanannya.

Dari perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana kasus pencurian dengan pemberatan dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. [dhn]



Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds