Realisasi Pajak Daerah 2018 Di Tangsel Lebihi Target

Kota Serang  SELASA, 08 JANUARI 2019 , 14:56:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Realisasi Pajak Daerah 2018 Di Tangsel Lebihi Target

Ilustrasi/Net

RMOLBanten. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat realisasi perolehan pajak daerah 2018 sudah melampaui target.  Adapun target yang ditetapkan sebesar Rp 1,296 triliun lebih.
 
"Melihat realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2018 mencapai Rp 1,422,858,101,214 atau melebihi target sebesar 9,73 persen," kata Kepala Bapenda Tangsel, Dadang Sofyan, Selasa (8/1).
Dadang menjelaskan, jika dikomparasikan dengan APBD Tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 12,69 persen. Total persisnya sebanyak Rp 145,983 miliar. 

Menurutnya, struktur pendapatan daerah meliputi, pendapatan asli daerah; dana perimbangan; lain-lain pendapatan daerah yang sah. 

"Selama ini Bapenda Tangsel melakukan pungutan dan pengelolaan pada sembilan jenis pajak," jelasnya.

Dadang merinci, kesembilan pengenaan pajak antara lain dari sektor hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah, pajak bumi bangunan dan pedesaan serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

"Kami mengidentifikasi sedikitnya ada empat permasalahan," ucapnya.
Dadang merinci keempat masalah antara lain, kurangnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan dalam membayar pajak; belum validnya database wajib pajak; wajib pajak belum melaporkan omzet secara benar; kondisi perekonomian nasional yang belum optimal. 

Dadang menjelaskan, menghadapi permasalahan di atas Bapenda Kota Tangsel punya strategi untuk mengejar target. Pada tahun anggaran 2018 kemarin target pendapatan daerah dipatok sebesar Rp 1,296, triliun. 

"Untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak, bagi yang tidak patuh kami pasangi sticker belum membayar pajak," jelasnya.

Bapenda Tangsel juga secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap wajib pajak.  Kemudian, lanjut Dadang, dipasang alat tapping box pada mesin transaksi setiap wajib pajak. Surat pemberitahuan pajak secara online atau SPTPD online pun telah diterapkan. Petugas langsung datang ke rumah-rumah warga yang menunggak pajak bumi dan bangunan. 

"Kami juga sudah bekerjasama dengan perusahaan jasa perbankan seperti BJB, BCA dan Bank Mandiri. Jadi wajib pajak bisa bayar ke tiga bank tersebut," tandasnya. [ars]


Komentar Pembaca
Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Airin Jenguk Anak Buah

Airin Jenguk Anak Buah

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 10:39:00

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 16:20:00

The ads will close in 10 Seconds