Penyertaan Bank Banten Tidak Terpakai, Ini Kata Media Warman

Ekbis  SELASA, 08 JANUARI 2019 , 19:01:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Penyertaan Bank Banten Tidak Terpakai, Ini Kata Media Warman

Media Warman/Repro

RMOLBanten. Komisaris Independen Bank Banten Media Warman angkat bicara mengenai tidak terpakainya tambahan pernyertaan modal dari Pemprov Banten pada tahun anggaran 2018 senilai Rp 175 miliar.
 
Menurut Media Warman, pada prinsipnya dalam melakukan ekspansi usaha dan meningkatkan kinerja Bank Banten, faktor modal merupakan hal yang sangat penting saat ini.

Kata dia, dengan adanya tambahan modal, akan lebih memudahkan Bank Banten melakukan ekspansi terutama dalam penyaluran kredit yang lebih dititikberatkan di daerah Banten.

"Dengan pemberian kredit kepada nasabah akan mendatangkan pendapatan usaha bank. Itu untuk menutupi biaya-biaya yang selama ini relatif besar, terutama dalam rangka mentransformasi diri dari Bank Pundi menjadi Bank Banten,” katanya, Selasa (8/1).

Akan tetapi, kata Media Warman, dengan tidak cair tambahan penyertaan modal yang bersumber dari perubahan APBD 2018, rencana penguatan yang telah disusun tidak akan tercapai.

Salah satunya adalah program-program yang tertuang dalam rencana bisnis bank (RBB) tahunan dan RBB 2019-2021.

"Dari RBB tersebut, kami merencanakan seperti apa pengembangan Bank Banten. Salah satunya adalah merencanakan kegiatan bisnis bank dengan adanya rencana setoran modal di APBD perubahan 2018 sebesar Rp 175 miliar dan APBD 2019 sebesar Rp 131 miliar. Itu berupa merencanakan right issue saham untuk penguatan modal sebesar Rp 600 miliar di semester ke II tahun 2019. Dengan adanya right issue tersebut, akan terjadi pertumbuhan bank ke depan yang cukup signifikan,” katanya.

Media Warman meyakini pencairan modal untuk Bank Banten hanya masalah waktu saja. Dia meyakini pemprov akan mendukung dan memiliki komitmen menjadikan Bank Banten menjadi bank yang kuat. Bank yang ikut berperan serta membantu peningkatan perekonomian di Provinsi Banten.

"Kami tetap berkeyaninan bahwa Pemprov Banten khususnya Gubernur  sangat peduli, sangat care dan sangat memikirkan upaya-upaya penguatan Banten ini ke depan. Kami juga tetap berkeyakinan bahwa suatu saat Bank Banten akan menjadi bank yang Kuat dan Sehat dengan pengelolaan yang profesional,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyertaan modal Bank Banten di perubahan APBD 2018 senilai Rp 175 miliar tak terserap dan menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) tahun anggaran yang sama. Pemprov belum berani menyalurkan dana segar tersebut karena KPK tak juga memberikan jawaban terkait konsultasi pos anggaran itu. [dhn]

 

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.169): Petahana Mengusik Hubungan Diplomatik
TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

JUM'AT, 15 MARET 2019 , 21:00:00

Ini Kata Ketum PPP Soal OTT Di Jatim

Ini Kata Ketum PPP Soal OTT Di Jatim

JUM'AT, 15 MARET 2019 , 13:30:00

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Airin Jenguk Anak Buah

Airin Jenguk Anak Buah

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 10:39:00

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 16:20:00

The ads will close in 10 Seconds