Tanggap Darurat Berakhir, Andika: Pemprov Fokus Pemulihan

Daerah  KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 00:00:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Tanggap Darurat Berakhir, Andika: Pemprov Fokus Pemulihan

Andika Hazrumy/Dok

RMOLBanten. Pasca tanggap darurat yang berakhir Rabu (9/1), Pemprov Banten fokus pada proses pemulihan pasca bencana tsunami. Pemprov masih menunggu data hasil verifikasi Pemkab Pandegalng terkait kerusakan rumah.

Dari infromasi yang didapat, data sementara jumlah rumah rusak ringan dan sedang mencapai 1.515, sedangkan untuk rusak berat mencapai 441 rumah dan sembilan hotel rusak berat. Untuk jumlah pengungsi di Padeglang seperti dikutip dari laman Badan Nasional Penanggulana Bencana (BNPB), mencapai 7.972 orang.
 
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, mengatakan, untuk kerugian materil pihaknya masih melakukan verifikasi data.

Meski begitu, Andika menegaskan, jika tupoksi pasca tanggap darurat adalah membangun rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana.

"Kita bantu rehab rusak ringan, kita belikan bahan-bahan kaya semen dan triplek. Kita fokus pembenahan 441 rumah rusak berat. Kalau untuk kerugian kita belum dapat laporan hingga akhir tanggap darurat. Kita masih mendata," katanya, Rabu (9/1).

Berbeda dengan hunian hotel yang rusak akibat terdampak tsunmai, lanjut Andika, sebagian besar sudah diasuransikan.

"Kalau rumah masyarakat kan nggak ada yang disuransikan. Makanya kita fokus di situ," katanya.

Mengenai banyak perahu nelayan yang rusak, Andika mengaku akan dikaji dulu.

"Kita lihat dulu, beban provinsi kan besar, makanya kita fokus ke rehabilitasi rumah," ujarnya.

Selain rehab, Andika juga mengungkapkan, pada masa transisi, pemprov juga akan melakukan rehabilitasi pembangunan dan stabilisaisi wilayah pariwisata.  Bahkan, pihaknya juga meminta bantuan kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk memulihkan kawasan wisata di wiyalah yang terdampak tsunami.

"Jadi bukan rumah saja tapi juga wisata harus kita pulihkan juga," katanya.

Saat ditanya mengenai perpanjangan masa tanaggap darurat, Andika mengaku, hal itu tergantung dari Pemkab Pandeglang.

"Provinsi sifatnya membantu. Masa tanggap darurat itu kan sesuai kebutuhan daerah. Sama halnya dengan usulan relokasi warga terdampak tsunami, kita juga sampai sekarang belum terima usulannya," katanya. [dhn]


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

<i>Flare</i> <i>May Day</i>

Flare May Day

KAMIS, 02 MEI 2019 , 00:48:00

The ads will close in 10 Seconds