5.043 Warga Kramatwatu Serang Kini Bisa Nikmati Fasilitas Jargas

Ekbis  JUM'AT, 11 JANUARI 2019 , 17:53:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

5.043 Warga Kramatwatu Serang Kini Bisa Nikmati Fasilitas Jargas

Peresmian pengoperasian Jargas/RZK

RMOLBanten. Awal tahun 2019 ini, sebanyak 5.043 warga Kecamatan Kramatwatu sudah bisa merasakan manfaat program jaringan gas rumah tangga (Jargas) dari Perusahaan Gas Negara (PGN).

Program Jargas dinisiasi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah agar Kabupaten Serang mendapatkan Jargas. Tatu langsung bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan pada Agustus 2017.

Peresmian pengoperasian Jargas tersebut dilakukan bersama dengan Sekjen Kementrian ESDM Ego Syahrial dan Direktur Utama PGN Gigih Prakoso dan halaman kantor Kecamatan Kramatwatu, Jumat (11/1).
Jargas tersebut juga bagian dari realisasi penandatanganan kerja sama antara Pemkab Serang dengan Kementerian ESDM pada Maret 2018.

Tatu mengaku senang atas respons positif Kementerian ESDM agar Kabupaten Serang mendapatkan program Jargas. Sebab, aliran pipa PGN melintasi wilayah Kabupaten Serang.

Jargas ini disalurkan kepada rumah yang terlewati oleh pipa PGN yang berjarak 0,5 kilometer sampai satu kilometer dari pipa utama. Program ini diutamakan untuk rumah tangga menengah ke bawah,” kata Tatu kepada sejumlah wartawan.

Penerima manfaat program Jargas  yang diberikan oleh Kementerian ESDM di Kabupaten Serang berlokasi di Kecamatan Kramatwatu untuk lima desa. Yakni terdapat Desa Toyomerto, Pejaten, Serdang, Wanayasa, dan Kramatwatu.

”Dengan jaringan gas masuk ke rumah, menghemat pengeluaran masyarakat setiap bulan dan ketika butuh gas tidak akan habis,” ujar Tatu.

Meski tahun 2018 Kabupaten Serang sudah mendapatkan program jargas untuk 5.043 rumah, Tatu sadar bahwa harus lebih banyak masyarakat yang mendapatkan jargas.

Kami akan mengajukan kembali agar Kabupaten Serang mendapat lagi kuota program ini. Dengan jargas untuk rumah tangga, akan lebih menghemat, praktis, dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan, dana APBN yang digunakan  hingga tahun 2018 telah melaksanakan pembangunan jargas untuk 325.773 sambungan rumah yang terdistribusi di 16 provinsi atau 40 klabupaten/kota.

Termasuk 5.043 Sambungan rumah di Kabupaten Serang, yang pembangunannya telah selesai dilaksanakan tahun 2018 melalui penugasan kepada PT PGN," katanya.

Jargas  yang dialirkan melalui pipa ke rumah tangga merupakan gas alam  yang bersih. Selain itu, bisa menghemat pengeluaran warga berekonomi menengah ke bawah antara Rp 60 ribu sampai Rp 90 ribu per bulan.

Jargas ini jauh lebih aman karena tekanan gasnya lebih rendah dari tekanan gas elpiji,” ujarnya

Ego berjanji akan mengupayakan agar Kabupaten Serang kembali mendapatkan program jargas. Namun ia meminta Pemkab Serang ikut membantu dalam proses pemasangan jaringan, mulai dari perizinan hingga sosialisasi ke masyarakat.

Selain itu, fasilitas yang sekarang dipasang mohon dijaga bersama. Sebab, evaluasi yang akan kami lakukan menentukan program selanjutnya,” ujarnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Bebaskan WNI

Bebaskan WNI

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 06:59:00

Progres Tol Serpong-Kunciran

Progres Tol Serpong-Kunciran

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 14:08:00

Tamu Mahasiswa

Tamu Mahasiswa

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 20:56:00

The ads will close in 10 Seconds