PHK Sepihak, SPHS Geruduk Kantor Pusat Hero Group

Ekbis  JUM'AT, 11 JANUARI 2019 , 21:59:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

PHK Sepihak, SPHS Geruduk Kantor Pusat Hero Group

Demo buruh SPHS/ARS

RMOLBanten. Ribuan massa dari Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia dan SPHS (Serikat Pekerja Hero Supermarket) geruduk Kantor Pusat PT Hero Supermarket Tbk, di Pondok Aren, Tangsel, Jumat (11/1).

Aksi damai ini menuntut pekerjakan kembali karyawan Hero Supermarket yang telah diberhentikan sepihak.

Massa dari SPHS long march mengelilingi area CBD Bintaro. Dengan pakaian serba merah serta pita hitam dan merah, aksi damai berjalan dengan tertib.
Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat menuntut agar perusahaan segera memperkejakan kembali karyawan yang telah di PHK sepihak dan telah terjadi pelanggaran.

"Telah terjadi pelanggaran perjanjian kerja bersama yang dilakukan manajemen Hero Supermarket. Yaitu terkait dengan adanya PHK massal di beberapa toko. Padahal PHK massal tersebut sudah diatur dalam PKB (Perjanjian Kerja Bersama) itu tidak bisa. Ketika toko tutup, seharusnya pekerjanya itu ditempatkan di toko-toko yang lain yang ada yang masih aktif," katanya.

Mirah menuding, PHK sepihak ini terdapat oknum manajemen dari Hero Supermarket yang mencoreng hubungan baik antara SPHS dengan Hero Supermarket.

"Selama ini, manajemen Hero Supermarket, dengan SPHS hubungannya sangat baik. Dan sudah menjadi ukuran atau roll model internasional dan nasional. Dan saat ini saya menduga ada oknum-oknum yang telah melakukan disharmonisasi," jelasnya.

Mirah pun, menuntut agar segera memperkerjakan kembali sebanyak 75 karyawan yang telah di PHK. Dan, berharap dalam aksi damai ini segera mendapat keputusan dari pihak manajemen.

"Pekerjakan kembali, hentikan PHK sepihak atau kasih mereka pekerjaan yang lain. Anggota yang sudah di PHK sudah lapar, lapar enggak bisa bayar listrik, lapar enggak bisa bayar anak sekolah. Kawan-kawan tidak bisa diam, lakukan perlawanan agar tidak ada PHK kembali. Dan, semoga hari ini ada putusan dari Hero Supermarket," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.169): Petahana Mengusik Hubungan Diplomatik
TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

JUM'AT, 15 MARET 2019 , 21:00:00

Ini Kata Ketum PPP Soal OTT Di Jatim

Ini Kata Ketum PPP Soal OTT Di Jatim

JUM'AT, 15 MARET 2019 , 13:30:00

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Airin Jenguk Anak Buah

Airin Jenguk Anak Buah

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 10:39:00

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 16:20:00

The ads will close in 10 Seconds