Ini Penyebab 532 Karyawan PT Hero Supermarket Dirumahkan

Ekbis  JUM'AT, 11 JANUARI 2019 , 22:06:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Ini Penyebab 532 Karyawan PT Hero Supermarket Dirumahkan

Demo buruh Hero Supermarket/ARS

RMOLBanten. Pada kuartal ke-3 tahun 2018, PT Hero Supermarket mengalami penurunan total penjualan sebanyak 1 persen senilai Rp 9.849 milliar, dimana perolehan tahun 2017 adalah Rp 9.961 Milliar.

Penurunan tersebut disebabkan penjualan pada bisnis makanan yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Hal ini yang menyebabkan, 26 toko telah ditutup dan 532 karyawan PT Hero Supermarket harus akhiri hubungan kerja atau PHK untuk efisiensi.

"Sejauh ini dari 532 karyawan yang terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut, sebanyak 92 persen karyawan telah mengerti dan memahami kebijakan efisiensi ini dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja. Serta telah mendapatkan hak sesuai dengan Undang-Undang Kementerian Tenaga Kerja RI No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dan, ini yang 8 persen masih belum sepakat dengan kami," jelas Corporate Affairs GM PT Hero Supermarket Tbk, Tony Mampuk.

Meski demikian, sambung Tony bisnis non makanan tetap menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Atas hal tersebut perusahaan meyakini keputusan akan langkah efisiensi tersebut adalah hal yang paling baik dalam menjaga laju bisnis yang berkelanjutan.

"Perusahaan saat ini sedang menghadapi tantangan bisnis khususnya dalam bisnis makanan, oleh karena itu kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha di
masa yang akan datang” ucap Tony.

Kata Tony, sebelum penutupan toko, pekerja sudah diinformasikan tentang kondisi penjualan toko dan rencana penutupan toko.

"Sebelum toko ditutup, kita sudah komunikasikan dengan teman-teman. Tiga bulan kemudian toko itu benar-benar ditutup, kemudian kita selesaikan secara administrasi," ujarnya.

Tony menjelaskan dalam waktu tiga bulan itu, para pegawai diberikan waktu untuk mencari posisi lain yang kosong di perusahaan PT Hero Group atau mencari pekerjaan lain.

"Akan tetapi, tidak ada satu pun pegawai yang dipindahkan posisinya, seluruh pegawai terdampak harus diputus hubungan kerjanya," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

<i>Flare</i> <i>May Day</i>

Flare May Day

KAMIS, 02 MEI 2019 , 00:48:00

The ads will close in 10 Seconds