Pemprov Bayar Seluruh Pengobatan Korban Tsunami

Pasca Darurat Warga Diminta ke RSUD Banten

Kesehatan  MINGGU, 13 JANUARI 2019 , 12:38:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Pemprov Bayar Seluruh Pengobatan Korban Tsunami

Wahidin Halim/net

RMOLBanten. Pemprov Banten telah menyelesaikan pembayaran secara penuh biaya pengobatan para korban tsunami di hampir 16 rumah sakit swasta dan negeri. Sebagaian besar mereka telah kembali ke rumahnya masing-masing.

Demikian disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim, Minggu (13/1)

"Jika masih ada yg dirawat dan memerlukan penanganan setelah masa tanggap darurat dicabut bisa diteruskan di RSUD Banten dan tetap gratis," kata WH. 

Data terakhir yang diterimanya, para korban sudah tertangani dan telah kembali ke rumah sebanyak 463 orang.

Selanjutnya, kata WH, Pemprov setelah pasca tanggap bencana akan melakukan perbaikan rumah penduduk yang terkena bencana tsunami baik yang rusak total maupun yang rusak berat.

"Ada sebanyak 717 unit, pembangunannya akan menggunakan dana APBD Pemprov serta dana rekontruksi dari kementerian PUPR, begitu pula untuk.perbaikan rumah sedang dan ringan. Kalau Untuk hunian sementara (Huntara) yang tersebar di berbagai wilayah sudah dan sedang dikerjakan Pemkab," katanya.

WH juga menjelaskan, bahwa Bantuan kebutuhan bagi korban tsunami tetap akan disalurkan, dan seluruh Posko Bantuan telah ditutup bersamaan akhir masa darurat bencana.

"Bantuan yang bersumber dari dana urunan/donasi dan paket dari masyarakat diakhiri masa tanggap (10/1), dan akan dilaporkan setelah hasil audit bantuan nya selesai dan akan diumumkan kepada publik secara terbuka," imbuhnya.

Selanjutnya kata WH, bangunan-bangunan fasilitas umum dan sosial menjadi prioritas utama lainnya adalah perbaikan sekolah, baik bangunan SD, SMP maupun SMA.

Juga bantuan seragam dan fasilitas penunjang pendidikan lainnya. Dari data yang ada hampir sekitar 8000 anak SD dan 450 siswa SMP, yang membutuhkan seragam dan perlengakapan Sekokah. 
"Yang siswa SMP laki-laki  dibikinkan celana panjang, perempuan rok nya panjang juga," ujarnya.

Menurut WH, hal-hal yang prioritas yang telah dilaksanakan Pemprov Banten, selama masa tanggap bencana akan tetap diikuti hal lainnya, seperti rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur jalan menuju ke Anyer, Carita hingga Ujung Kulon yang selama ini memang sudah menjadi program pembangunan infrastruktur Pemprov Banten.

"Sambil semuanya berjalan Tim Pemprov Banten yang lainnya tetap mengerjakan hal-hal yang bersifat pendukung lainnya seperti pengetahuan akan tsunami,  memberikan trauma healing bagi para korban bencana, mengembalikan perekonomian masyarakat hingga memulihkan kembali pariwisata," tambahnya. [dhn]


Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds