Irna: Penyusunan Rancangan RKPD Diutamakan Kearah Outcome

Kabupaten Pandeglang  KAMIS, 24 JANUARI 2019 , 14:04:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Irna: Penyusunan Rancangan RKPD Diutamakan Kearah <i>Outcome</i>

Irna Narulita/Dok

RMOLBanten. Perencanaan pembangunan untuk tahun 2020 harus lebih mengutamakan outcome, supaya pembangunan yang direncanakan dapat dirasakan masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Pandeglang Irna Narulita pada rapat Forum Konsultasi Publik, tentang Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020, di Room Setda, Kamis (24/1)..

"Perencanaan tahun lalu harus menjadi pembelajaran, kekurangan harus menjadi bahan perbaikan yang akan datang," kata Irna.

Untuk tahun ini, kata Irna, memang masih fokus infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Karenanya, Irna meminta, pihak dinas terkait harus dapat membuat data base tentang kewenangan jalan.

"Status nanti harus diperjelas, mana yang jadi kewenangan Kabupaten, jangan sampai program Dana Desa mengerjakan jalan Kabupaten," ujarnya.

Irna yankin  RKPD dapat menghasilkan masukan yang konkrit. Alasannya, Irna melihat yang hadir dalam acara rancangan teknokratis ini merupakan gabungan dari seluruh lapisan, sehingga gagasan yang dihasilkan akan lebih konkrit.

"Banyak yang hadir disini, salah satunya ilmuan yang dapat memberikan pendapat agar lebih konkrit. Mengenai SDM juga harus harus dipikirkan agar berdaya saing, sehingga IPM meningkat," tutupnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pandeglang Kurnia Satriawan mengatakan, forum Konsultasi publik ini salah satu rangkaian dari kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten tahun 2019.

Dalam acara ini kata Kurnia salahsatunya penyusunan RKPD tahun 2020, sebagaimana diamanatkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomer 86 tahun 2017.

"Isinya, FKB bertujuan untuk menampung usulan tematik pembangunan sebagai rancangan awal tahun 2020," kata Kurnia seperti dilansir akun resmi humas pandeglang. [dhn]. 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds