Polresta Tangerang Ringkus Enam Bandit Jalanan, Dua Didor

Hukum  RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 13:17:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Polresta Tangerang Ringkus Enam Bandit Jalanan, Dua <i>Didor</i>

Foto/Rizki

RMOLBanten.Tim Opsnal Unit VI Reserse Mobile (Resmob) dan Unit Jatanras Satuan Reskrim Kota Tangerang berhasil meringkus enam bandit jalanan di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Tangerang. Dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

"Dua dari enam tersangka atas nama Hasanudin dan Tinggal terpaksa diambil tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan kasus," ungkap Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol M Sabilul Alif dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Rabu (13/2).

Tersangka Hasanudin (39) warga Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang bersama kelompoknya merupakan DPO kasus perampasan motor (begal) yang kerap menggunakan senjata api dorlock.

Hasanudin bersama Irvan (20) dan Hipni (24) diketahui merampas motor Honda Beat A 3253 XG yang dikendarai Achmad Tarkim,(33) di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Selasa (23/1).

"Ketiga tersangka berhasil ditangkap di rumahnya pada Rabu (6/2/) lalu, oleh Tim Unit Jatanras yang dipimpin Ipda Edi Riyadi. Dari ketiga tersangka, didapat 7 unit motor, 4 kunci T serta 5 mata kunci T, senjata api dorlock jenis revolver berikut 4 butir peluru kaliber 9 mm," ujar Kapolres.

Untuk dua tersangka lainnya, lanjut Kapolres, adalah Samsudin alias Rian Acu yang merupakan tersangka kasus pemerasan dan Tinggal alias Roni, tersangka kasus pencurian motor.

Keduanya ditangkap Tim Resmob Unit VI di lokasi dan waktu berbeda di Kecamatan Cikupa dan Mauk, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (2/2) dan Senin (4/2).

Tersangka Samsudin melakukan aksi pemerasan terhadap Arif Hidayat dan Holki saat korban ngobrol di kawasan pergudangan Bizlink, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Sabtu (2/2) sekitar pukul 20.00.

Tersangka bersama rekannya memaksa korban untuk menyerahkan uang dan handphone, karena diancam, Arif akhirnya menyerahkan HP nya dan pelaku langsung kabur.

"Korban dan temannya berusaha mencari pelaku dan dan menemukan motor para pelaku yang sedang melaju perlahan," ujarnya.

"Korban memepet pelaku dari arah sebelah kanan, tiba-tiba pelaku yang di bonceng menendang korban hingga terjatuh, kemudian korban berteriak begal," ujar Sabilul menambahkan.

Pada saat itu, lanjut Kapolres Tim Opsnal Unit VI Resmob yang dipimpin Iptu Kudratullah tengah melakukan observasi lapangan mendengar teriakan korban.

Setelah mendapat laporan Tim Resmob langsung melakukan pengejaran dan berhasil meringkus kedua tersangka.

"Kedua tersangka diamankan ke mapolres berikut barang bukti satu unit handphone hasil kejahatan," katanya.

Ditambahkan Kapolres, Tim Opsnal Unit VI Resmob yang dipimpin Iptu Kudratullah juga berhasil meringkus Tinggal alias Roni, pelaku curanmor spesialis motor parkiran.

Terakhir tersangka menggasak motor milik Nursamad, di areal pesawahan di Kampung Daon Pintu, Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabaupaten Tangerang pada Kamis (17/1).

"Tersangka ditangkap ditempat persembunyiannya di daerah Kecamatan Mauk pada Senin (4/2) sore. Karena melakukan perlawanan, tersangka terpaksa ditembak pada betis kanan. Dari tersangka Tinggal didapat barang bukti motor Yamaha Vega ZRD." [dhn]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds