Duh, Absensi Pegawai Pemprov Banten Sering Error

Daerah  SENIN, 25 FEBRUARI 2019 , 18:19:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Duh, Absensi Pegawai Pemprov Banten Sering <i>Error</i>

Absensi pegawai/RUS

RMOLBanten. Absensi (daftar kehadiran) elektronik pegawai Pemprov Banten hampir di semua organisasi perangkat daerah (OPD) mengalami kerusakan.

Kerusakan ini kerap mengundang masalah untuk kedisiplinan pegawai dan keributan masalah penerimaan tunjangan kinerja (Tukin).
 
Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten Nur mengaku kerusakan absensi yang terjadi di semua OPD bukan kali ini saja. Sampai saat ini belum ada penjelasan dari pihak terkait.
 
"Untuk hari ini, dari pagi tadi sampai pulang kantor absensinya error. Di mesinnya tertera pukul 00. 47 WIB," kata Nur, Senin (25/2).

Menurut Nur, mestinya pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam mengelola absensi melalui elektronik dapat dengan cepat melakukan perbaikan.

"Ini kan bukan kali terjadi Sering sekali, saya pikir ditahun 2019 pengelolaanya sudah sangat canggih," ungkapnya.
 
Sementara itu salah seorang pegawai lainya mengaku, akibat seringnya rusak absensi, tidak jarang terjadi kesalahpahaman antar pegawai dengan pegawai.
  
"Kehadiraan melalui absen ini kan menyangkut dengan hak dan kewajiban kita sebagai pegawai. Kalau kita tidak masuk kerja, maka Tukib  yang kita peroleh dipotong. Dan ini kita rajin kerja, karena absensinya eror, Tukin kita dipotong. Disini lah yang sering terjadi keributan dan kesalahpahaman," papar salah seorang pegawai yang minta identitasnya dirahasiakan.
   
Karena itu lanjut dia, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ino S Rawita segera mengambil langkah dalam penanganan absensi eror karena melibatkan dua OPD, Badan Kepegawian Daerah (BKD) dan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik.
 
"Dari dulu selalu saling lempar. Karena ini menyangkut masalah informatika teknologi (IT). Lebih baik Pak Sekda selaku pembina pegawai segera bertindak cepat agar tuntas," harapnya.
 
Kepala BKD Banten, Komarudin melalui mengakui ada kerusakan dalam sistem absensi elektronik di pemprov.

"Ya ada eror di server yang di Kominfo, akan kita koreksi sesuai fakta di lapangan pada saat rekap akhir bulan," jelasnya.
 
Sedangkan mengenai adanya kesalahpahaman pemotongan tukin lantaran merasa bekerja,  Komarudin  menegaskan hal tersebut dapat dikomunikasikan dan selesaikan secara internal.

"Atasan langsung bisa klarifikasi, jangan mudah mengambil kesimpulan tanpa data, memang banyak yang tidak setuju dengan absen online, sehingga dicari-cari kelemahannya," tandasnya. [dhn]
 

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds