Jelang Nyepi, Warga Hindu Banten Gelar Upacara Melasti

Pariwisata & Budaya  MINGGU, 03 MARET 2019 , 18:58:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Jelang Nyepi, Warga Hindu Banten Gelar Upacara Melasti

Upacara Melasti/Rizki

RMOLBanten. Umat Hindu mengelar upacara Melasti dengan membawa aneka sesaji hasil bumi di Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Minggu (3/3).

Upacara Melasti tersebut menjadi salah satu rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi tahun baru Caka 1941 yang jatuh pada tanggal Kamis (7/3) mendatang.

Upacara sendiri bertujuan untuk membersihkan diri atau membuang kotoran dalam batin manusia serta simbol kesucian alam semesta guna menjaga keharmonisan alam, baik di laut maupun di gunung.

Acara di mulai dengan melakukan jalan kaki di pinggir laut dengan membawa makanan berupa hasil bumi seperti buah dan makanan. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut melaksanakan ritual yang biasa dilaksanakan setiap tahun menjelang Nyepi ini.

Acara larung dilakukan dengan mengunakan perahu  yang sebelumnya dilakukan doa bersama oleh ribuan umat Hindu. Upacara ini dilaksanakan dengan ritual Hindu bali dan ritual Majapahit.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Banten Ida Bagus Alit Wiratmaja mengatakan, upacara , merupakan simbolisasi dari apa yang diajarkan dalam Hindu.

"Melasti dalam Hindu itu berarti mala dan hasti. Mala itu kekotoran dan hasti itu menganyutkan, artinya menghanyutkan kekotoran yang ada di diri kita buang ke laut," ujar Ida Bagus dalam keterangannya.

Ida sapaan akrabnya berharap  melalui perayaan nyepi ini dapat meningkatkan toleransi kehidupan beragama khususnya di provinsi Banten.

"Bagaimana dengan toleransi kami menjaga keutuhan NKRI melalui kegiatan keumatan yang kita laksanakan, apa lagi saat ini menjelang pilpres. Haapan kami umat Hindu bisa menjaga toleransi kita menjaga keutuhan umat kedamaian dan kemanan untuk menyukseskan pemilu serentak," harapnya.

Menjelang perhelatan pilpres, Ida juga mengharapkan umat Hindu Banten tidak cepat percaya dengan berita hoax yang saat ini terus menghantui pesta demokrasi lima tahunan ini.

"Dalam pemilu ini banyak berita hoax kita himbau umat Hindu jangan percaya sama berita bohong dan jangan menyebarkan berita bohong mari kedepankan kebeneran, karena berita hoax bisa memmcah belah bangsa," tegasnya.

Siapapun yang jadi pemimpin bangsa ini, lanjut Ida harus mampu   memimpin bangsa ini dari perpecahan danll tetap bisa menjaga keutuhan NKRI.

"Menjaga Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan bhineka tunggal Ika ini kuncinya sehingga kita tetap bersatu dalam perbedaan agama bersatu sebagai bangsa yang besar," paparnya.

Tujuan yang terpenting dalam upacara Melasti  ini untuk menuntun umat Hindu agar menghilangkan sifat merusak alam lingkungan dan menghilangkan sifat manusia yang merusak alam, seperti air, tanah dan udara.

"Kami mengajak untuk melestarikan alam agar bisa di nikmati semua umat manusia," pungkasnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Ceramah Ustaz Adi Hidayat

Ceramah Ustaz Adi Hidayat

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

Promosi Doktor Mudir MBS Ki Bagus Hadikusumo

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 16:20:00

Pelukan Sahabat Timor Leste

Pelukan Sahabat Timor Leste

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 , 09:10:00

The ads will close in 10 Seconds