Nomor 1 Kutukan, Marc Marquez Percaya Takhayul?

KATA BUNG JOKER  RABU, 06 MARET 2019 , 13:41:00 WIB | LAPORAN: HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nomor 1 Kutukan, Marc Marquez Percaya Takhayul?

Marc Marquez saat pakai nomor 1/Net

RMOL. Nomor satu menjadi momok yang menakutkan ba­gi sejumlah pebalap MotoGP. Salah satu­nya Marc Marquez.

Nomor satu punya sejarah ke­lam. Atas dasar itu Marquez  mengaku enggan menggunakan nomor tersebut usai merebut dan mempertahankan gelar dunia Motto GP untuk ke empat kalinya .
Selain Marquez, sebelumnya Barry Sheene dan Valentino Rossi juga menolak. Nomor satu memang dikenal memiliki semacam kutukan bagi para penggunanya di MotoGP.

Adalah Mick Doohan yang pernah memakainya pada tahun 1999. Sang pebalap kemudian mengalami kecelakaan dan gagal mempertahankan gelar akibat harus pensiun mendadak.

Selain Doohan, tidak ada rider dengan nomor satu tak pernah mampu mempertahankan gelarnya. Dan Marquez percaya bahwa, jika dia menggunakan nomor tersebut juga akan bernasib sama.

"Saya tipe orang yang merasa bahwa, ketika sesuatu bekerja dengan baik, maka jangan menyentuhnya. Dengan nomor 93, saya agak percaya takhayul," ungkapnya dikutip AS Motor.

Kepercayaan Marquez kepada takhayul memang meng­gelikan bagi beberapa penikmat olahraga yang terbilang modern ini. Bahkan, dia tak malu-malu mengaku percaya pada ritual takhayul yang remeh temeh. Misalnya, soal celana dalam. "Saya beruntung karena tak punya banyak ritual takhayul, saya hanya punya beberapa hal remeh," beber pebalap berjuluk "The Baby Alien" ini.

"Saat saya mengepak koper di rumah, hal pertama yang saya masukkan adalah celana dalam biru yang saya pakai pada hari Jumat dan Sabtu; tentu berbeda dan bersih! Kemudian, saya masukkan celana dalam merah yang saya pakai saat balapan," ungkapnya.

Kendati demikian, Marquez memang mengaku sempat terlintas ingin menggunakan nomor satu. Sebab, bagi juara dunia tujuh kali itu, nomor satu secara psikologis menghad­irkan beban mental tersendiri bagi pebalap. Sebab secara tak langsung dia harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mempertahankan gelar pada musim selanjutnya.

"Entah apakah saya akan melakukannya suatu saat nanti, tapi jelas tidak sekarang Lagipula, saya sudah pakai nomor 93 sejak saya berusia 11 tahun dan telah memberi saya banyak keberuntungan," pungkasnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Negeri Kita

Negeri Kita

SABTU, 25 MEI 2019

Yang Gugur Tidak Bisa Dihitung Jari, Sikap Saya KPU Abai
Pemilu 7 Tahap

Pemilu 7 Tahap

SELASA, 23 APRIL 2019

Pongah Dimakan Rayap

Pongah Dimakan Rayap

JUM'AT, 29 MARET 2019

Semoga Ini Hanya Ketoprak Politik

Semoga Ini Hanya Ketoprak Politik

SENIN, 11 MARET 2019

Wag The Dog

Wag The Dog

SABTU, 02 MARET 2019

Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds