Tahun Ini Festival Ogoh-Ogoh Di Banten Ditiadakan

Pariwisata & Budaya  RABU, 06 MARET 2019 , 19:59:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Tahun Ini Festival Ogoh-Ogoh Di Banten Ditiadakan

Foto/Dok

RMOLBanten. Jelang Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis (7/3) besok, ummat Hindu Banten dari tujuh banjar menggelar Tawur Kesanga di Pura Eka Wira Ananta, Kompleks Kopassus, Kota Serang, (6/3).

Taur Kesanga tahun ini ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, salahsatunya hilangnya atraksi Ogoh-ogoh yang jadi khas acara Tawur Kesanga yang ummat Hindu Banten.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Banten, Ida Bagus Alit Wiratmaja mengatakan tidak adanya Ogoh-ogoh karena masuk dalam tahun politik dan masuk dalam masa kampanye.

"Tidak ada pelaksanaan pawai Ogoh-ogoh karena pertimbangan masa kampanye dan kita fokus pada ritual saja tahun ini sehingga tetap ada satu Ogoh-ogoh yang kita tampilkan. Tahun depan kita harapkan kembali kita akan melakukan pawai Ogoh-ogoh," jelasnya.

Lanjut Ida Bagus kegiatan pawai Ogoh-ogoh ini sifatnya budaya di luar dari ritual, sementara untuk ritual cukup dengan satu Ogoh-ogoh.

"Yang akan dilaksanakan berkaitan dengan ritual yang disaksikan. Di dalam pemahaman ogoh-ogoh ini yang saya katakan tadi untuk menghilangkan simbolis sifat-sifat keburukan kejahatan," terangnya.

Ditahun politik ini Bagus menegaskan umat Hindu di Banten netral dan independen, untuk pilihan ia kembalikan kepada setiap ummat untuk memilih calon sesuai hati.

"Ummat yang netral dan independen tentu harapan kami kepada umat melakukan yang terbaik siapapun yang pilih silakan sesuai hati nurani umat," terangnya.

Kegiatan sendiri diguyur hujan sejak pagi, meski demikian ratusan umat Hindu Banten antusias padati upacara Tawur Kesanga, dalam kegiatan juga ada beberapa ritual, seperti beberapa sesaji untuk mendoakan alam semesta.

"Ini sebagai sedekah bumi di mana kita mensucikan bumi atau alam, ritual bagaimana umat Hindu menjaga hubungan harmonis manusia dengan Tuhan manusia dan lingkungan," paparnya.

"Mendoakan alam semesta ini menjadi tenang menjadi normal karena tahun kemarin banyak musibah termasuk di Banten terjadi suami kemudian beberapa gunung di Indonesia meletus" pungkasnya.[dhn]

Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds