GSM Ikhtiar Pemkab Tangerang Tingkatkan Mutu Pendidikan

Pendidikan  RABU, 13 MARET 2019 , 16:52:00 WIB | LAPORAN: SOPIAN SUKRI

GSM Ikhtiar Pemkab Tangerang Tingkatkan Mutu Pendidikan

Ahmad Zaki Iskandar/SOP

RMOLBanten. Dalam mendongkrak mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang,  Pemkab ingin mengembalikan ruh Ki Hajar Dewantara melalui program gerakan sekolah menyenangkan (GSM).

Program GSM sendiri merupakan salah satu program unggulan dari 15 program yang ada dalam RPJMD tahun 2019-2023.
 
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan untuk mensukseskan program GSM, pihaknya perlu beberapa OPD yang terlibat dalam penyempurnaan program. Karena salah satu tujuan dari GSM adalah merubah mindset para guru dan Kepala Sekolah.

"Secara teknis yang sudah dipaparkan oleh Kadisdik terkait program GSM saya merasa bangga dan puas, akan tetapi masih perlu kita terus berinovasi dan berupaya untuk membenahi dan memperbaiki, secara bertahap terus berproses agar program ini bisa berjalan konsisten," ucap Zaki saat membahas GSM di ruang Wareng gedung Sekertariat Daerah, Rabu (13/3).

Zaki menambahkan, Bappeda, Distanak, Dinkes, Kominfo, Perkim, Aset dan Cipta Karya perlu serta dilibatkan guna menyelaraskan program GSM. Kedepan kata Zaki, pihaknya harus punya standar bangunan untuk sekolah tidak ada lagi sekolah sip-sipan (gantian).

"Saya lebih menyarankan untuk membangun sekolah baru jangan membuat Ruang Kelas Baru, berdasarkan pengalaman, dengan membangun RKB tapi tanahnya tidak bertambah justru itu malah membuat sekolah menjadi sempit, jangankan untuk olahraga untuk apel saja tidak ada lapangan," terangnya.

Zaki juga menyatakan, dirinya sedang memikirkan reward untuk Kepala Sekolah yang menjalankan GSM secara konsisten dan juga mau berinovasi, tidak overlaping dari kurikulum yang sudah baku dan tidak mengabaikan kewajibannya.

"Secara bertahap akan kita perbaiki dan terus sempurnakan program GSM ini agar lebih fokus menyeluruh dan intens,  benar-benar dapat berjalan secara berkesinambungan dan konsisten," harap Zaki.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Hadisa Mahsur di hadapan Bupati mengatakan, GSM dimulai dari Oktober 2018, gerakan ini sudah dilaksanakan di 20 Sekolah Menengan Pertama (SMP) dan 50 Sekolah Dasar (SD) sebagai pilot project dan akan terus dikembangkan ke seluruh sekolahan SD dan SMP di Kabupaten Tangerang.

"Semoga dengan terlaksananya kegiatan Gerakan Sekolah Menyenangkan ini dapat membawa prestasi belajar bagi anak-anak di Kabupaten Tangerang," katanya. [dhn]


Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds