DPRD: Yang Penting Kinerja, Mobdin Walikota Tidak Mewah-mewah Amat

Kota Serang  SELASA, 19 MARET 2019 , 11:49:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

DPRD: Yang Penting Kinerja, Mobdin Walikota Tidak Mewah-mewah Amat

Lan Cruiser Prado/Net

RMOLBanten. DPRD Kota Serang angkat bicara terkait mobil dinas Walikota Serang Syafrudin berjenis Jeep Land Cruiser Prado seharga Rp 1,6 miliar. Mobil dinas ini  terus bergulir menuai polemik di kalangan masyarakat.

Wakil Sekertaris Komisi 1 Uhen Juhaeni mengatakan, pengadaan mobil walikota itu, sudah tertera dalam peraturan menteri keuangan No 76 tahun 2015, dimana diatur soal spesifikasi golongan cubical centimeter (CC) yang diperbolehkan untuk pejabat tersebut.

"Jadi acuannya adalah CC jadi CC untuk walikota dan wakil walikota itu berbeda jadi CC yang 3000 buat Walikota dan 2500 buat Wakil Walikota," ujar Uhen yang juga ketua artai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Serang kepada wartawan, Selasa (19/3).

Dalam peraturan menteri keuangan tersebut, lanjut Uhen tidak disebutkan soal harga, maka yang perlu diperhatikan adalah soal kepatutan dan soal kebutuhan saja.

"Jadi kalau kita beranggapan salah kita lihat saja CC nya itu melanggar CC atau tidak karena di peraturan menteri itu CC yang dijadikan acuan," tegasnya.

Tapi jika dilihat dari soal etika dan kepatutan saja, saat dianggarkan dikatakan Uhen, eksekutif dan legislatif menganggap itu sebuah kewajaran dan telah disepakati.

"Kendaraan yang ada ini sebenarnya tidak terlalu mewah-mewah banget yang penting kinerja walikota dengan kendaraannya bisa terlihat, kalau kinerjanya buruk mobil jelekpun akan semakin buruk," ucapnya.

Jadi ditegaskan Uhen tidak ada pelanggaran dengan harga segitu, ini soal kepatutan saja, patut atau tidak. Tapi kata Uhen, saat penganggaran dengan eksekutif dan legislatif itu dianggap wajar.

"Logikanya LPSE juga tidak akan memberikan itu kalau tidak disepakati artinya ketika disepakati ada kepatutan dan kewajaran gitu, kan yang penting tidak melanggar peraturan menteri dan Kemendagri tentang kendaraan itu saja," ujarnya.

"Jadi buat kita intinya pembelian mobil baru itu untuk meningkatkan kinerja jangan sampai kita sudah mempunyai kendaraan, itu kan kendaraan bisa dibawa ke gunung ke kampung yah dipake lah jangan sampai gara-gara jalan becek, mobil tidak bjsa masuk itu tidak jadi ke lokasi dan jadi kendala," tukasnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:31:00

Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

The ads will close in 10 Seconds