Buka Pertemuan Dengan Said Aqil, Sandi Jawab Kekhawatiran Kiai NU

Politik  SELASA, 19 MARET 2019 , 16:31:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Buka Pertemuan Dengan Said Aqil, Sandi Jawab Kekhawatiran Kiai NU

Sandiaga Uno dan Kiai NU

RMOLBanten. Kedekatan kelompok Islam radikal menjadi isu dan stigma negatif pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Stigma itu menjadi alah satu kekhawatiran yang dirasakan para kiai Nahdlatul Ulama (NU).
Cucu pendiri NU Hasyim Asyari, KH Irfan Yusuf HasyimKiai Irfan menyampaikan kekhawatiran itu sekaligus menjawab fitnah langsung kepada Sandiaga Uno yang kemarin, Senin (18/3) bekunjung ke Tulungagung, Jawa Timur.

Kepada Sandi, Gus Irfan mengatakan bahwa kiai-kiai NU khawatir jabatan menteri agama diserahkan kepada kelompok radikal.

"Pak Prabowo selama ini kan diasosiasikan dekat dengan kelompok radikal, kami khawatir menteri agama kan diberikan ke kelompok seperti itu,” tuturnya yang bersama dengan kiai-kiai NU bertanya kepada Sandi, sebagaimana video yang beredar di media sosial.

Dalam kesempatan itu, Sandi menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi. Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu kemudian mengungkap hasil pertemuan tertutupnya dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj beberapa pekan sebelumnya.

"Dia (Said Aqil) titip, Sandi jangan lupa untuk menteri agama,” tegasnya.

Sandi pun menegaskan bahwa pemilihan menteri agama pihaknya akan merangkul pertimbangan dari kiai-kiai NU. Untuk itu, dia meminta kader-kader NU tidak lagi khawatir. Terlebih, NU punya banyak kader terbaik yang mumpuni.
 
Saya sudah komit kalau untuk menteri agama, Pak Prabowo malah yang sudah tanda tangan langsung untuk diserahkan ke pertimbangan kiai-kiai NU,”  tegasnya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL. [dhn] 


Komentar Pembaca
Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:31:00

Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

The ads will close in 10 Seconds