Survei Demokrat, 41,3 Persen Tidak Puas Kinerja Pemprov Banten

Daerah  KAMIS, 21 MARET 2019 , 22:39:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Survei Demokrat, 41,3 Persen Tidak Puas Kinerja Pemprov Banten

Wahidin Halim dan Andika Hazrumy/Net

RMOLBanten. Sebanyak 41,3 persen warga Banten mengaku tak puas dengan kinerja Pemprov Banten dibawah kepempinan gubernur dan wakilnya, Wahidin Halim (WH)-Andika Hazrumy.

Ada tiga permasalahan dalam survei yang memberikan point besar dalam ketidakpuasan tersebut yakni,  lapangan pekerjaan, harga sembako dan infrastruktur.

Demikian terungkap dalam rilis survei Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Banten tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah di Banten, dalam konferensi pers di Sekretariat DPD Demokrat Banten, Kamis (21/3).

Demokrat Banten dalam melakukan survei menggandeng lembaga Voxpol yang dilakukan pada 10-7 Februari.

Rinciannya, hasil survei 39,3 persen masyarakat Banten mengaku tak puas dengan kinerja Pemprov.

Selanjutnya, 2 persen warga yang mengaku sangat tidak puas. Sementara yang mengaku puas berada di angka 35,7 persen dan hanya 2,2 persen yang sangat puas. Sementara 20,8 persen lainnya mengaku tak tahu atau tidak menjawab.

Responden juga memberikan permasalahan utama yang perlu segera dituntaskan. 31,5 persen warga menilai di Banten masih sulit mencari pekerjaan. Kemudian 30,6 persen warga menilai harga kebutuhan pokok mahal. Posisi ketiga adalah permasalahan jalan rusak dengan prosentase 9,4 persen. Selanjutnya ada biaya pendidikan dan tingkat kemiskinan berturut-turut sebesar 3,5 persen dan 3,4 persen.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Provinsi Banten Azwar Anas menjelaskan, ada tiga hal yang menonjol dan memengaruhi hasil survei.

Pertama, masalah lapangan kerja. Lapangan kerja yang mungkin kita melihat dari janji kampanye gubernur juga belum tuntas,” ujarnya.

Azwar menuturkan, selanjutnya segmen kedua berkaitan dengan bahan pokok. Berdasarkan hasil survei, harga bahan pokok dinilai masyarakat mahal. Segmen ketiga adalah infrastruktur, masyarakat menilai bahwa infrastruktur di Banten belum bisa dirasakan secara optimal.

Itu menjadi penilaian, ini kan penilaian khusus. Kalau kebijakan gubernur, jujur saja banyak masyarakat juga di level bawah yang tidak tahu kebijakannya seperti apa,” ungkapnya.

Meski mayoritas warga Banten tak puas dengan kinerja pemprov, tetapi Demokrat diakui Azwar enggan menyalahkan gubernur yang notabene merupakan kader Demokrat. Hasil survei akan dijadikan bahan koreksi kepada gubernur.

Makannya nanti hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan. Hasil survei menjadi cambuk buat Demokrat, bukan hanya Pak Gubernur. Karena Partai Demokrat ini partai pengusung gubernur. Pak Gubernur sendiri adalah kader partai Demokrat,” ungkapnya.

Dia juga mengakui, bahwa Demokrat Banten berkepentingan untuk memperbaikan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemprov Banten. Sebab, bagaimana pun keberhasilan kepala daerah akan berpengaruh terhadap perolehan suara parpol tempatnya bernaung.

Ini kan akan berefek pada Partai Demokrat Banten. Kitu melihat target kita adalah 14 kursi (untuk DPRD Banten pada Pemilu 2019), yang mana sampai hari ini survei kita baru dapat 11. Mudah-mudahan ada waktu satu bulan ini kita untuk mengejar ketertinggalan kita,” tuturnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds