KAMPANYE TERBUKA

Bawaslu Temukan Ratusan Anak-anak Ikut Kampanye Jokowi-Maruf Di Banten

Politik  MINGGU, 24 MARET 2019 , 20:29:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Bawaslu Temukan Ratusan Anak-anak Ikut Kampanye Jokowi-Maruf Di Banten

Foto/RMOL Banten

RMOLBanten. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang menemukan ratusan anak-anak dilibatkan dalam kampanye terbuka Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi di Stadion Maulana Yusuf Kota Serang, Minggu (24/3).

Temuan itu didapat Bawaslu Kota Serang mulai dari Alun-alun Serang Barat sampai Stadion Maulana Yusuf (MY), tempat dipusatkannya kampanye akbar Jokowi-Maruf Amin.

Anggota Bawaslu Kota Serang, Liah Culiah mengaku dalam kampanye umum ini banyak menemukan anak-anak dibawah umur yang ikut dalam kampanye perdana Jokowi - Ma'ruf ini.

"Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai ratusan. Tadi  kita sudah foto, udah seratus anak yang kami lihat. Dari mulai Alun-alun sudah ada. Kita akan laporkan ke Bawaslu Banten," katanya.

Temuan anak-anak dibawah umur dalam kampanye akbar itu, ada yang mengenakan seragam Jokowi-Amin, namun ada juga yang berpakaian bebas.

Padahal, kata dia, sebelumnya Bawaslu Banten telah menghimbau kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam pelaksanaan kampanye agar tidak mengikut sertakan anak-anak pada saat kampanye.

Atas temuan adanya anak-anak pada saat kampanye tersebut itu, nantinya, lanjut Liah, selanjutnya dimasukan kedalam form A, sebagai bentuk pengawasan dari pihak Bawaslu Kota Serang.

"Kita lanjutkan ke bawaslu Provinsi Banten dan Bawaslu RI,  apakah nantinya akan ada sanksinya, setelah dilakukan rapat pleno terlebih dahulu, apakah nantinya hal itu menjadi temuan," lanjutnya.

Sementara anggota Bawaslu Banten, Badrul Munir membenarkan pihaknya sudah mendengar  dan menerima laporan dugaan pelibatan anak-anak dalam kampanye terbuka pasangan Jokowi-Maruf Amin di Provinsi Banten tepatnya di Kota Serang.

"Iya, saat ini kami lagi membahas beberapa hal yang diduga sebagai pelanggaran tersebut," ujar Badrul Munir.

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama peserta pemilu 2019 melakukan deklarasi komitmen bersama menjelang  kampanye. Salah satu komitmennya yaitu tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye.

Dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 melarang anak-anak dibawah umur dilibatkan dalam kampanye politik. Aturan tersebut termaktub dalam pasal 280 ayat (2) yang menyebutkan bahwa pelaksana dan atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu dilarang mengikutsertakan, salah satunya warga Negara Indonesia (WNI) yang tidak memiliki hak pilih (dibawah umur 17 tahun).

Kemudian, sanksi tersebut diatur dalam ketentuan Pasal 493 UU Pemilu yang mengatur bahwa Setiap pelaksana dan atau tim Kampanye Pemilu yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah). [dhn]


Komentar Pembaca
Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:31:00

Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

The ads will close in 10 Seconds