Pongah Dimakan Rayap

KATA BUNG JOKER  JUM'AT, 29 MARET 2019 , 00:20:00 WIB

Pongah Dimakan Rayap

Ilustrasi/Net

MANUSIA kecenderungan menjadi jumawa ketika dirinya mempunyai segala atribut kekuasaan. Logika dan kecerdasannya hilang dengan kepongahannya.

Pendapat dan pendapatannya menjadi benar sendiri, pun satu lagi dengan pendapat atasannya adalah yang benar dan ia dengar. Sementara pendapat orang lain hanya buih ditengah lautan yang tidak perlu di dengar.

Itu yang terjadi ke Kotak Suara Kardus KPU. Loh kok nyambung ke situ.

Begini saya ceritakan.

Dari awal keberadaan Kotak Suara Dari Kardus. KPU mendapat kritikan bahkan cemoohan. Bagaimana tidak, ditengah harapan KPU menghadirakan Pemilu yang sukses yang didalamnya ada Pileg dan Pilpres.

Namun soft ware perangkatnya 'Kaleng-Kaleng' meminjam istilah 'Mael Lee dan Marco' yang videonya lagi viral di media sosial.

Masyarakat yang menginginkan pemilu berkualitas menjadi bertanya-tanya. "Masa Iya, Pemilu ini berjalan jujur kalau perangkatnya aja kaleng-kaleng begitu".  

Kardus yang KPU banggakan tidak tembus air itu, ternyata memang tidak tembus air, tapi... karena dilapisi plastik.

Begitupun kekuatan Kardus tidak rusak ketika diduduki, betul memang tidak rusak tapi...kalau duduknya di pinggiran kardus.

Ngakali dan Minteri, pinjam istilah orang Jawa.

Seakan ingin membuktikan kehebatan sang Kardus kotak suara berbahan Karton memang benar-benar kuat dan tahan terhadap air, para komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) termasuk ketuanya, Arief Budiman membuktikan dengan menyemprotkan air dari selang ke sisi-sisi kotak suara tersebut.

Kemudian sekali lagi Ketua KPU itu juga menyemprotkan air pada bagian mika yang terlihat transparan.

Semprotan air yang dikondisikan itu, itutidak tembus. Keproklah mereka, karena percobannya sukses.

"Itu udah, enggak tembus kan," ujarnya sambil mengangkat dan menunjuk ke arah kotak yang terbuka kepada awak media, di Kantor KPU Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018).

Tak hanya itu, Ketua KPU yang terlihat gempal itu juga menduduki kotak berbahan kardus tersebut. Kotak suara tersebut mampu menahan berat tubuhnya.

Sekali lagi mereka bersorak karena percobaannya yang ditayangkan di media televisi itu sukses, tidak ada insiden yang berarti.

Masyarakat dibikin mengangguk-angguk dengan para komisioner, dipaksa mengakui kalau pilihan Kardus itu adalah yang terbaik.

Sekali lagih minteri mereka berhasil.

Terbaru tiba-tiba kita digegerkan dengan Rayap.

Penemuan kotak-kotak Kardus kotak Suara KPU dimakan Rayap di Kantor Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (26/3). Kotak-kotak yang tersimpan rapi oleh pihak kecamatan itu ternyata ada hama rayap.

Tidak hanya di Jakarta, kasus rayap ini terjadi juga di Cilacap Jawa Tengah dan kemungkinan juga terjadi di daerah-daerah lainnya. Apakah ini jawabannya...?

Sebelum Rayap ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berbicara dengan pede akan mengganti seluruh temuan kotak suara yang rusak di Cirebon, Jawa Barat. Kotak suara yang ditemukan di Cirebon diketahui penyok dan lembab.

"Ya enggak apa-apa, kalau ada yang rusak karena bencana alam ya kita ganti. Ada banjir, kebakaran, gempa bumi, ya diganti pakai uang negara," ujar Arief di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/2).

Bahkan Mantan komisioner KPU Jawa Timur itu pernah memastikan bahwa sampai sekarang tidak ada kotak suara yang dimakan rayap.  

Pihaknya merasa sudah bekerja sesuai dengan prosedur. Dimulai dari tempat penyimpanan kotak.

Dan ketika kebetulan dimakan rayap, mereka memastikan akan mengganti semua kotak kardus yang rusak itu. Jadi yang mana yang Kaleng-kaleng.

Sadarkah penyelenggara ini, kalau statemen mereka itu, sedang di uji Tuhan melalui Rayap. Dan ujiannya membuktikan tidak lulus.

Kotak Kardus yang diperkirakan aman dan menghemat uang negara puluhan miliar itu, ternyata rapuh oleh rayap dan hancur oleh kelembaban air, serta hangus oleh api.

Jadi Rayap ini memang binatang terkenal dan cukup menyebalkan. Rayap ini seringkali menyerang tanpa disadari oleh manusia, makanya banyak yang merasa geram jika di rumahnya sudah ada hewan kecil yang satu ini.

Mungkin itu yang ada di benak mereka saat ini ngedumel sendiri terhadap binatang kecil bernama Rayap.

Pada akhirnya jadi kerja dua kali, mengganti lagi.

Kepongahan yang dijawab Rayap, jadinya hanya 'Kaleng-kaleng'. Waallahu alam bis shawab. [***]






Komentar Pembaca
Pemilu 7 Tahap

Pemilu 7 Tahap

SELASA, 23 APRIL 2019

Semoga Ini Hanya Ketoprak Politik

Semoga Ini Hanya Ketoprak Politik

SENIN, 11 MARET 2019

Nomor 1 Kutukan, Marc Marquez Percaya Takhayul?
Wag The Dog

Wag The Dog

SABTU, 02 MARET 2019

Mengapa Nehe Nehe

Mengapa Nehe Nehe

JUM'AT, 01 MARET 2019

Salman Tidak Mampir

Salman Tidak Mampir

MINGGU, 24 FEBRUARI 2019

Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Putri Bung Karno Ziarah Ke Makam Gus Dur

Putri Bung Karno Ziarah Ke Makam Gus Dur

MINGGU, 24 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

MBS Jampang Gondol Dua Piala

MBS Jampang Gondol Dua Piala

MINGGU, 14 APRIL 2019 , 20:14:00

Antusias Pencoblosan Di Manila

Antusias Pencoblosan Di Manila

MINGGU, 14 APRIL 2019 , 19:18:00

The ads will close in 10 Seconds