Bawaslu Umumkan Investigasi Surat Suara Sehari Sebelum Pencoblosan

Politik  JUM'AT, 12 APRIL 2019 , 20:48:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Bawaslu Umumkan Investigasi Surat Suara Sehari Sebelum Pencoblosan

Fritz Edward Siregar/Net

RMOLBanten. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengimbau masyarakat untuk sabar karena timnya bersama KPU sedang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Hasil konfirmasi dan klarifikasi terkait skandal surat suara yang sudah dicoblos di Selangor, Malaysia, akan diumumkan sehari menjelang pencoblosan di hari itu, yaitu tanggal 14 April.

Demikian disampaikan anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar, saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4).
 
"Jadi kami harap dapat bersabar," kata Fritz.

Meski demikian, Fritz memastikan tim yang terdiri dari dua Komisioner KPU RI, Ilham Saputra dan Hasyim Asy'ari serta Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Petalolo akan menyelesaikan tugasnya tepat sehari sebelum pencoblosan yang terjadi di Malaysia.

"Tanggal 14 adalah hari pemungutan suara di Kuala lumpur. Jadi secepat mungkin kami bisa melaporkan," pungkasnya.

Perlu diketahui, tim itu dikirim setelah viral video yang memperlihatkan beberapa tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia bersama beberapa pihak menggerebek sebuah gudang yang isinya surat suara tercoblos. Disitu mereka menemukan surat suara sudah dicoblos pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

Ada pula surat suara calon legislatif yang sudah dicoblos ke beberapa nama caleg. Salah satu diantaranya yakni Caleg Partai Nasdem, Davin Kirana. Davin merupakan putra dari Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana.

Sebelumnya, Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengaku pihaknya mendapat laporan dari Panwaslu di Malaysia. Laporan yang diterimanya menyatakan, dilihat dari tebal huruf dan font huruf, surat suara yang ditemukan itu memanglah asli.

"Ini yang akan kami pastikan bersama teman-teman KPU," demikian Mochammad Afifuddin. [dhn] 


Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds