Koalisi Masyarakat Banten Serukan Pemilu Bersih Dan Damai

Daerah  SENIN, 15 APRIL 2019 , 17:13:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Koalisi Masyarakat Banten Serukan Pemilu Bersih Dan Damai

Foto/RMOL Banten

RMOLBanten. Kumpulan masyarakat di Banten yang tergabung dalam Masyarakat Koalisi Kawal Pemilu Jaga Suara menyerukan mengawal bersama Pemilu 2019 menuju pemilu bersih dan damai.

Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDi) Syaeful Bahri menuturkan saat ini kita berada pada masa tenang sampai dengan 16 April 2019 mendatang dan akan memasuki puncak pemilu pada 17 April mendatang.

"Masa dimana pemilih mestinya bisa berkontemplasi optimal dalam memantapkan pilihan atas lima posisi yang akan dicoblosnya melalui lima surat suara berbeda, saat berada di bilik suara TPS nanti," ujar Syaeful di Kota Serang, Senin (15/4). .

Proses pemungutan dan penghitungan suarak kata Syaeful merupakan salah satu tahapan paling krusial karena keseluruhan asas pemilu 'langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil'akan diuji.

Pemungutan suara kali ini kata dia, baik legislatif maupun presiden serentak pertama dalam praktik elektoral Indonesia.

Peristiwa monumental dan bersejarah itu, bagi perjalanan demokrasi yang mendapatkan banyak sorotan tidak hanya dari dalam negeri, namun juga dunia internasional.

"Maka, sudah sewajarnya seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pemungutan suara Pemilu Serentak 2019 bisa berjalan dengan berkualitas, inklusif, bersih, dan damai," ujarnya.

Dirinya bersama Masyarakt Sipil yang peduli pemilu  menghimbau pihak- pihak, khususnya, partai politik, paslon, caleg, tim kampanye ataupun tim pemenangan, pada masa tenang ini tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum pemilu dalam bentuk apapun

"Berkomitmen untuk menjaga kondusifitas suasana dengan menghindarkan diri dari tindakan-tindakan yang bisa memicu terjadinya pelanggaran, kecurangan, ataupun benturan antarpihak yang menciderai praktik pemilu bersih dan demokratis," ujarnya .


"Para pihak mesti bersinergi untuk mencegah terjadinya praktik ilegal politik uang, intimidasi, kekerasan, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun tindakan melanggar hukum atau provokatif lainnya yang bisa membuat pemilih terhalangi untuk membuat keputusan secara bebas, jujur, dan adil," ucapnya.

Sementara itu Sekjen ICMI Banten Rohman mengatakan meskipun berbeda pilihan namun jangan sampai masyarakat menjadi terpecah belah dan harus menjaga kondusifitas.

"Berbeda pilihan itu biasa namun tetap harus menjaga persatuan dan kesatuan menuju pemilu bersih dan damai," ujarnya singkat.

Masyarakat Koalisi Kawal Pemilu Jaga Suara terdiri dari beberapa organisasi diantaranya Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Banten, KAHMI Banten, Forum Masyarakat Peduli Pemilu (FMPP).

Hadir juga perwakilan dari ICMI Banten, FORHATI, IDRI Banten, Badak Banten, Milenia.ID, LBH Apik, FKPT , ASA Amirudin Foundation, JAPA, IKAPI, Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) Banten, LSPM.[dhn]

Komentar Pembaca
Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Putri Bung Karno Ziarah Ke Makam Gus Dur

Putri Bung Karno Ziarah Ke Makam Gus Dur

MINGGU, 24 FEBRUARI 2019 , 20:31:00

MBS Jampang Gondol Dua Piala

MBS Jampang Gondol Dua Piala

MINGGU, 14 APRIL 2019 , 20:14:00

Antusias Pencoblosan Di Manila

Antusias Pencoblosan Di Manila

MINGGU, 14 APRIL 2019 , 19:18:00

The ads will close in 10 Seconds