PEMILU 2019

Refly Harun: KPU Harus Jadi Wasit Yang Adil

Politik  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 01:31:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Refly Harun: KPU Harus Jadi Wasit Yang Adil

Refly Harun/Net

RMOLBanten. Hingga saat ini belum ada hasil final terkait pemenang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Saling klaim kemenangan di antara dua kubu yang berkontestasi dalam pemilihan presiden (Pilpres) adalah satu hal yang wajar.  

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyebutkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai 'wasit' dalam Pilpres harus bisa dipercaya oleh seluruh pihak.

Hal itu dinilainya penting agar semua yang dihasilkan KPU bisa diterima baik kubu Paslon 01 maupun Paslon 02.

"Caranya adalah KPU tidak memperkeruh suasana, tapi harus mendamaikan suasana. Jangan terlibat dalam polemik atau statement-statement yang tidak perlu," tulis Refly di laman Watyutink, Kamis (18/4).

"KPU cukup bekerja secara profesional dan memberikan statement yang bersifat kelembagaan," imbuhnya.

Seperti diketahui, kedua kubu baik Paslon 01 dan Paslon 02 sama-sama merasa memenangi Pilpres yang digelar 17 April kemarin. Paslon 01 merasa menang setelah hasil hitung cepat seluruh lembaga survei menyatakan keunggulannya atas Paslon 02 dengan perolehan sekitar 54-55 persen.

Sementara, klaim kemenangan Paslon 02 berdasar pada hasil real count internal yang menyebut penantang petahana ini menang dengan perolehan mencapai 62 persen. Bahkan, Kubu 02 sudah mendeklarasikan kemenangannya. [dhn]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds