Bawaslu Banten Rekomendasikan 10 TPS Pencoblosan Ulang

Politik  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 20:53:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Bawaslu Banten Rekomendasikan 10 TPS  Pencoblosan Ulang

Foto/RUS

RMOLBanten. Bawaslu Banten merilis 10 tempat pemungutan suara (TPS) di lima Kabupaten/Kota  direkomendasikan pemungutan suara ulang (PSU).

Berdasakan data dari Bawaslu Banten, TPS pertama yang direkomendasikan PSU adalah TPS 8 Desa Kemuning, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang. Di TPS ini ditemukan kotak suara di buka sebelum pemungutan suara tanpa diketahui pengawas TPS dan saksi.

Pelakunya adalah Ketua Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS).

Selanjutnya empat TPS di Kabupaten Lebak terdiri atas TPS 13 Pasar Keong, Kecamatan Cibadak dengan temuan pengguna surat suara meilih C7 atau form catatan pemilih yang datang ke TPS. TPS 9 Bojong Sae, Kecamatan Cibadak dengan temuan pembukaan kotak suara DPRD kabupaten tidak disaksikan oleh pengawas TPS dan saksi.

Lalu TPS 4 Sindangwangi, Kecamatan Muncang dan TPS 13 Cijoro, Kecamatan Rangkasbitung. Temuannya sama yaitu adanya pemilih luar Lebak tanpa dilengkapi A5 atau form pindah memilih.  

Kemudian 2 TPS di Kota Tangerang Selatan yang terdiri atas TPS 49 Rengas, Kecamatan Ciputat Timur dan TPS 71 Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur. Temuan kedua TPS itu terdapat pemilih dari luar Tangerang Selatan sebanyak 14 dan 2 orang tanpa dilengkapi A5.

Di Kota Serang terdapat dua TPS yaitu TPS 5 Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya dengan temuan ada tiga pemilih dari luar Kota Serang yang ikut mencoblos tanpa A5. TPS 24 Ciloang, Kecamatan Serang dengan temuan adanya anggota KPPS yang mencoblos surat suara dan dimasukan ke kotak suara sebantak 15 lembar untuk semua tingkatan.

Dan di Kabupaten Tangerang di TPS 1 Bunar, Kecamatan Sukamulya dengan temuan adanya pemilih dari luar Kabupaten Tangerang yang ikut mencoblos tanpa dilengkapi A5.

Rekomendasi PSU untuk 10 TPS sudah diterbitkan dan disampaikan ke KPU kabupaten/kota setempat. PSU untuk Kota Serang dan Kabupaten Tangerang sebanyak 3 TPS akan digelar pada, Minggu (21/4).
 
Ketua Bawaslu  Banten Didih M Sudi, mengungkapkan, terdapat berbagai alasan dikeluarnya rekomendasi PSU di 10 TPS. Temuan yang paling banyak adanya adanya pemilih dari luar daerah yang tak dilengkapi A5.

Pemungutan suara ulang tersebut rekomendasi dari bawah. Kami hanya merekap saja,” ungkapnya,  Jumat (19/4).

Didih menjelaskan, kasus pemilih luar yang mencoblos tanpa A5, menurut Didih masih mungkin terjadi akibat kelalaian panitia setempat. Namun untuk kasus surat suara yang sudah tercoblos, pihaknya akan menelusuri pihak-pihak lain.

Untuk kasus suara tercoblos, rekom juga menyangkut penggantian personel KPPS untuk PSU. Bagi penyelenggara, selain secara etik jadi catatan kita, memang nanti pidananya kami proses juga,” ungkapnya.

Adapun mekanisme PSU, kata dia, telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2009 dan aturan Bawaslu RI. Pada pasal 66 PKPU Nomor 3 Tahun 2019, PSU paling lambat dilakukan 10 hari setelah pemungutan suara. Kendati demikian pihaknya menyerahkan kepada Panwas setempat dan Bawaslu di kabupaten/kota untuk menentukan waktunya.

Pada prinsipnya semakin cepat, semakin baik. Hal itu untuk mempertahankan partisipasi pemilih,” imbuhnya.

Angota KPU Banten Eka Satyalaksmana mengungkapkan, adanya PSU pihaknya telah menerima rekomendasi dari Bawaslu meski belum untuk seluruh TPS. Pihaknya juga memastikan akan menindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu dengan menggelar PSU. InsyAllah kami siap baik logistik maupun personel,” jelasnya.

Agar tingkat partisipasi tetap terjaga, pihaknya akan melakukan sosialisasi. Selain itu KPU juga akan kembali menyampaikan form C6 atau pemberitahuan bagi warga yang masuk daftar pemilih. C6 tetap kita sampaikan kepada pemilih di TPS yang PSU,” pungkasnya. [dhn]


Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds