KPPS Lakukan Pencoblosan, TKD Banten: Harus Dipidanakan

Daerah  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:52:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

KPPS Lakukan Pencoblosan, TKD Banten: Harus Dipidanakan

Astiruddin Purba/RMOL Banten

RMOLBanten. Tim Kampanye Daerah (TKD)  Jokowi-Maruf Amin Banten, mendorong Bawaslu untuk segera menggelar rapat pleno dan mengambil keputusan, mengenai tindakan pelanggaran yang dilakukan petugas KPPS di TPS 24, Desa Ciloang, Kelurahan Sumur Pecung, Kacamatan Serang.

Demikian disampaikan oleh, Direktorat Hukum TKD Banten, Astiruddin Purba saat ditemui di Masjid Agung At-sauroh, Jum'at (19/4).

Astiruddin mengatakan, bahwa tindakan yang dilakukan petugas KPPS di TPS 24, Desa Ciloang, Kota Serang, diduga dengan sengaja melakukan pencoblosan pada sejumlah surat suara sisa di TPS tersebut. Tidak cukup pada sanksi administrasi dan pemberhentian saja.

Rekomendasi tidak hanya sampai PSU dan pemberhentian saja. Namun, harus di bawa ke ranah pidana. Agar tidak terulang di Pemilu selanjutnnya,” ungkapnnya.

Lanjut Astiruddin, pengenaan sanksi kepada para pelaku, berbeda pada kejadian pada saat Pilkada dengan Pemilu yang dapat merugikan salah satu pasangan calon. Padahal, kata Astiruddi, sudah jelas pada Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Bagi penyelenggara atau siapapun yang mencoblos lebih dari satu kali surat suara adalah pidana. Jadi pengenaan sanksi tidak sama dengan saat pemilihan kepala daerah," tegasnnya.

Astiruddin juga menjelaskan, bahwa tindakan KPPS yang sengaja mencoblos sisa surat suara adalah sebuah tindakan yang tidak bisa ditolerir dimata hukum.

Menurutnya, atas kejadian itu jelas dan tegas merupakan pelanggaran dan kecurangan, yang dapat menciderai Pemilu 2019 kemarin.

"Makannya kami meminta kepada Bawaslu Kota Serang agar bisa segera memberikan rekomendasinya untuk diberikan kepada pihak yang berwajib. Jadi tidak hanya sampai pada PSU dan pemberhentian saja, namun harus dibawa kearah kepada sebuah temuan yang mengarah pada tindakan pidana," tandasnnya.

Seperti diketahui, Informasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang, telah merekomendasikan kepada KPU untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) kepada dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang melakukan kesalahan fatal. Kedua TPS yang direkomendasikan Bawaslu Kota yakni TPS 05 di Lingkungan Cipocok Jaya, Kelurahan Cipocok Jaya, Kota Serang dan TPS 24 Lingkungan Ciloang Kelurahan Sumur Pecung Kota Serang. [dhn]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds