Pernyataan Penasihat Keamanan Nasional AS Dikritik Korut

Internasional  SABTU, 20 APRIL 2019 , 22:30:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pernyataan Penasihat Keamanan Nasional AS Dikritik Korut

Penasihat Keamanan AS John Bolton/Net

RMOLBanten. Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton mendapat kritik dari pemerintah Korea Utara. Penyebabnya wawancara dengan Bloomberg, Bolton menyebut bahwa Pyongyang tidak serius untuk menyerahkan senjata  nuklir.

Bolton mengatakan bahwa untuk membuka kemungkinan KTT ketiga Amerika Serikat dan Korea Utara, pertama-tama perlu ada indikasi nyata dari Korea Utara bahwa mereka telah membuat keputusan strategis untuk memberikan senjata nuklir.

"Bolton, penasihat keamanan nasional Gedung Putih, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, menunjukkan di atas dirinya sendiri dengan mengatakan omong kosong seperti itu," kata Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui seperti dimuat kantor berita pusat Korea Utara KCNA (Sabtu, 20/4).

"Pernyataan Bolton membuat saya bertanya-tanya apakah mereka muncul karena tidak memahami niat para pemimpin puncak Korea Utara dan Amerika Serikat, atau apakah dia hanya mencoba untuk berbicara dengan selera humor tertentu untuk bagiannya, dengan penyimpangan sendiri," sambungnya.

"Semua hal dipertimbangkan, kata-katanya tidak memiliki pesona di dalamnya dan dia tampak redup bagi saya," lanjut Choe.

Selain itu, Wakil Menteri Korea Utara juga memperingatkan bahwa tidak akan ada gunanya jika Amerika Serikat terus melontarkan pernyataan seperti itu tanpa pertimbangan dan alasan. [dhn] 

Komentar Pembaca
Bawah Pohon

Bawah Pohon

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019

Kampus Malam

Kampus Malam

RABU, 20 NOVEMBER 2019

Selesaikan Konflik, Di Hadapan Para Menhan ASEAN Prabowo Dorong Diplomasi
Kereta Hijau

Kereta Hijau

SELASA, 19 NOVEMBER 2019

Selesaikan Masa Jabatan Di Bolivia, Evo Morales: Izinkan Saya Kembali
Kota Venesia Tenggelam, Italia Umumkan Darurat Nasional
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds