30 Sekolah Di Kabupaten Serang Tidak Ikuti UNBK

Pendidikan  SENIN, 22 APRIL 2019 , 17:51:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

30 Sekolah Di Kabupaten Serang Tidak Ikuti UNBK

Ratu Tatu Chasanah/Dok

RMOLBanten. Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama di Kabupaten Serang secara umum dipastikan berjalan lancar. Walaupun masih banyak sekolah terkendala komputer.

Pada tahun 2020 ditargetkan seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) bisa melakukan UNBK.

Hal tersebut dikatakan Tatu usai meninjau UNBK di  SMPN 1 Petir, Senin (22/4).

Tatu mengakui,beberapa sekolah masih melakukan ujian secara manual karena keterbatasan komputer di sekolah tersebut.

Belum semua siswa mengikuti UNBK atau masih menggunakan  kertas dan  pensil,” ungkapnya.

Kata Dia, Terdapat 30 sekolah yang belum mengikuti UNBK dan menjadi pekerjaan Pemkab Serang untuk menuntaskan permasalahan tersebut.

Kurang lebih yang dibutuhkan Rp 9-10 milyar untuk menyediakan 1.500 komputer akan digunakan oleh  3.000 siswa yang belum ikut UNBK  ,” tuturnya.

Diketahui, pada tahun 2019 juga Pemkab Serang sudah menyediakan anggaran  900 unit komputer. Namun, penyediaan tersebut  belum  mampu memenuhi kebutuhan siswa untuk UNBK.

"Bahkan, saat anggaran perubahan juga kita masukan dan sisanya tinggal 1.500 lagi agar seluruh siswa bisa ikut,” ujarnya.

Tatu juga mengintruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan kroscek  seluruh sekolah yang berada di Desa untuk  memastikan terdapat koneksi internet di Sekolah tersebut.

Saya minta Kadis dan seluruh  Staf  Dindik Kabupaten Serang untuk turun ke lapangan agar tahu koneksi internet disana, jika terkendala harus segera diselesaikan agar komputer bisa terkoneksi dengan komputer,” imbuhnya.

Dia juga berharap, pelaksanaan UNBK bisa berjalan sesuai dengan rencana dan tidak terjadi kendala tekhnis yang mengganggu pelaksanakan ujian.

"Tahun ini tepat waktu pelaksanaannya dibanding dengan tahun sebelumnya yang ada kendala tekhnis, semoga sampai terakhir terus lancar kegiatan ini,” kata Tatu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Asep Nugraha juga mengakui, keterbatasan komputer untuk sekolah yang melakukan UNBK. Namun, pihaknya terus berupaya agar seluruh siswa bisa UNBK.

Solusi sementara, Kita pinjam komputer dari SMA agar bisa digunakan oleh siswa SMP untuk UNBK. Tidak boleh ada kendala saat melakukan ujian. Kita juga upayakan agar 2020 seluruh siswa bisa UNBK dengan tersedianya komputer,” kata Asep.

Selain itu, Pemkab Serang sudah berkomitmen pada 2020 akan menyediakan 1500 unit komputer untuk 1.500 siswa yang saat ini masih ujian secara manual.

"Jadi 3.000 siswa akan kita bagi jadi dua shift yakni pagi dan siang sehingga yang kita butuhkan 1.500 unit komputer,” tegasnya. [dhn] 

Komentar Pembaca
Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds