WH Kecewa Progres Pembangunan Tak Sesuai Jadwal

Politik  RABU, 24 APRIL 2019 , 00:18:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

WH Kecewa Progres Pembangunan Tak  Sesuai Jadwal

Wahidin Halim/Dok

RMOLBanten. Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengaku kesal dengan kinerja organisasi pemerintah daerah (OPD) yang tak mampu melakukan percepatan pembangunan.

Pengakuan WH tersebut diungkapka  pada saat menggelar rapat evaluasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pada hari (Senin 22/4)  lalu di Ruang Rapat Pendopo Gubernur.
    
Dalam kesempatan itu, WH merasakan hingga menjelang akhir bulan April ini masih banyak program kegiatan di Provinsi Banten yang progres nya tidak sesuai dengan waktu yang telah direncanakan dan terlambat.

"Sudah banyak hal yang perlu segera kita realisasikan, agar dapat sirasakan oleh masyarakat," kata WH seperti diungkapkan oleh Kabid Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Banten Amal Herawan, Selasa (23/4).

Dikatakan Amal, berbagai proyek dibahas dalam rapat tersebut termasuk diantaranya soal hunian tetap bagi korban bencana alam tsunami beberapa waktu yang lalu.

"Jangan terlalu lama dan kenapa masih saja bicara lahan, dan semua sdh dibahas dan ditetapkan, segera direalisasikan," ungkap Amal menirukan ucapan WH.

Selanjutnya dikatakan WH, jika Pemprov Banten perlu bergerak cepat dan sesuai harus sesuai target waktu serta kerja yang telah kita sepakati bersama.

"Program hunian tetap (huntap) untuk korban bencana segera selesaikan, masing-masing OPD kerjakan yang menjadi tupoksinya dan sesuaikan dengan target yang sudah ditentukan sebelumnya,”tegasnya.

Gubernur lanjut Amal,  meminta TAPD untuk memberikan penjelasan atas hal-hal yang sudah dan belum dilaksanakan sekaligus kendala yang dialami agar dapat dibahas dan dicarikan solusi penyelesaian masalahnya. Selain percepatan progres dan target, WH juga meminta agar menyusun manajemen yang lebih tertata untuk mempermudah percepatan program.

Karena dengan manajemen yang tertata, setiap kendala yang terjadi dalam pelaksaan kegiatan akan cepat menemukan jalan keluar karena sistem koordinasi yang berjalan sesuai fungsinya.

"Kalau manajemennya tertata, pekerjaan akan lebih cepat selesai dan targetpun lekas tercapai bahkan bisa melampaui. Saya memang terbiasa dengan cara kerja cepat, kalau lambat kita akan ketinggalan,”tambah Amal.

Begitupun dengan perbaikan bangunan rusak ringan dan sedang yang menjadi kewenangan Dinas Sosial, WH lanjut Amal meminta  kepada OPD terkait agar terus berkoordinasi dengan Kepala Daerah setempat dan membuat pernyataan agar segera menyusun  ketetapannya.

Jika ada kendala, agar segera membuat alternatif  solusi penyelesaiannya. Termasuk untuk persoalan infrastruktur yang harus terus diselesaikan.

"Jalan Syekh Nawawi saya ingin ada jalan protokol yang bisa menembus dan mengurai kemacetan,  drainasenya juga harus diperhatikan,”tuturnya

Selai  itu, WH juga meminta Dinas Kesehatan untuk mempercepat identifikasi masyarakat yang perlu bantuan jaminan kesehatan dapat dan salurkan secara merata. Begitupun dengan berbagai  pembangunan rumah sakit danfasilitasi kesehatan, Gubernur menegaskan agar perencanaan pembangunan harus jelas termasuk lokasi yang telah ditetapkan. 

"Adpem (adminstrasi pembangunan) dan Bappeda juga monitor perencanaannya, harus ada kalender perencanaan dan harus ada targetnya. Koordinir dengan baik, segera laksanakan.
Pastikan dikerjakan dan teruskan pengawasan oleh Inspektorat,”pungkas Gubernur.

Rapat evaluasi terbatas juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Ino S Rawita, Inspektur E Kusmayadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muhtarom, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hadi Soeryadi, Kepala Dinas Perkim M Yanuar, Kepala Badan Pendapatan Daerah Opar Sochari, Plt Kepala Dinas Kesehatan M Yusuf, Kepala Biro Umum Ahmad Syaukani, Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Mahdani, Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro ARTP Beni Ismail dan sejumlah pejabat lainnya. [dhn]
 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds