Hasil Akhir Pemilu, PBNU Percaya Apa Kata KPU

Politik  SABTU, 04 MEI 2019 , 11:50:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Hasil Akhir Pemilu, PBNU Percaya Apa Kata KPU

KH Said Aqil Siradj/Net

RMOLBanten. Ketua PBNU, Said Aqil Siradj menegaskan dirinya tetap mempercayai hasil perhitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019 nanti.

Kiai Said menyampaikan itu saat menjadi pembicara di acara 'Multaqo Ulama, Habaib dan Cendikiawan Muslim' di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Aqil Siradj memberikan sambutan mengenai demokrasi di Indonesia.

Demokrasi di Indonesia, kata Said, telah dewasa dan dapat ditunjukkan kepada dunia setelah berjalan secara lancar dan aman pada Pemilu 2019 ini.

"Bangsa Indonesia telah menjalankan amanat tersebut dengan damai, dengan tenang, dengan tentang berjalan dengan baik. Ini menunjukkan bahwa kami bangsa Indonesia telah berdewasa dalam bernegara dan matang dalam berdemokrasi," ucap Said.

Selain itu, Aqil juga menyampaikan kepada masyarakat untuk kembali bersatu menjelang bulan suci Ramadan.

"Memasuki bulan Ramadan, tidak pantas, tidak layak kalau bulan ramadan nanti masih saling mencaci maki, saling ujaran kebencian, saling memfitnah, tidak pantas sama sekali," katanya.

"Mari kita hormati bulan suci ramadan, syahrul ibadah. Mari kita buang rasa permusuhan, rasa kebencian, mari kita bangun persaudaraan, mahabbah, maroddah, salam, liam, damai, tentram, tenang, hormati satu sama lain," ujarnya.

"Adapun pemilu hasilnya mari kita tunggu tanggal 22 Mei. Apa kata KPU, Kita percaya pada KPU," tegas Aqil.

Selain itu, Aqil mengucapkan rasa terimakasih kepada penyelenggara pemilu yakni KPU, Bawaslu serta DKPP. Aqil juga mendoakan para petugas pemilu yang gugur saat bertugas pada Pemilu 2019 ini.

"Kita terima kasih kepada KPU, kepada Bawaslu, DKPP bahkan kita doakan KPPS yang gugur dalam menjalankan tugas ini, semoga diterima arwahnya oleh Allah dan diampuni segala kesalahan dan khilafnya," pungkasnya.

KPU sendiri saat ini menjadi sorotoan karena kepercayaan publik kepada penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin berkurang lantaran banyaknya dugaan kecurangan yang terjadi.[dhn] 

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds