Budayawan: Jangan Gunakan Kebencian Dalam Berbeda Pendapat

Politik  SABTU, 11 MEI 2019 , 01:59:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Budayawan: Jangan Gunakan Kebencian Dalam Berbeda Pendapat

Jaya Suprana/Net

RMOLBanten. Budayawan Jaya Suprana menyampaikan panasnya situasi sosial politik sebelum dan sesudah hari pencoblosan 17 April lalu disinyalir berasal dari kebencian yang ada dalam diri masing-masing berbeda pilihan.

Jaya Suprana menyampaikan itu dalam program Merajut Asa Imbas Perebutan Kuasa di CNN Indonesia, Kamis (10/5).

"Kata kuncinya kebencian. Kenapa kita harus menggunakan kebencian saat berbeda pendapat? Itukan bagian dari demokrasi. Tapi kenapa harus pakai kebencian?" sesal Jaya menanggapi situasi politik nasional saat ini.

Karenanya, Jaya Suprana mengajak semua pihak untuk belajar berbeda pendapat, berbeda pilihan, berbeda selera, dengan tanpa diiringi dengan kebencian.

"Rasanya nikmat sekali," tandasnya.

Pendiri Rekor Muri Indonesia itu juga menyebut Kebhinekaan sebagai mahakarya Republik Indonesia.

"Kebhinekaan itu mahakarya peradaban Indonesia. Di situlah sebabnya kita harus merajut kebhinekaan itu, dengan kasih sayang," pungkasnya. [dhn] 

Komentar Pembaca
Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds