IKA Kedokteran Unair Dorong Penelitian Medis Ratusan Petugas KPPS

Kota Serang  MINGGU, 12 MEI 2019 , 15:21:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

IKA Kedokteran Unair Dorong Penelitian Medis Ratusan Petugas KPPS

Ilustrasi/Net

RMOLBanten. Banyaknya petugas penyelanggara pemilu yang meninggal di Pemilu 2019, mengundang simpatik banyak pihak, salah satunya Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair).

Selain mengaku prihatin para alumni kedokteran ini mendorong penelitian medis atas musibah ini, khususnya di Jawa Timur. Yang tertuang dalam surat keprihatinan IKA Unair yang ditandatangani oleh Ketua IKA FK Unair, Poedjo Hartono, Kamis (9/5).

"Kami mendorong dan siap bekerja sama dengan seluruh Fakultas Kedokteran di Jawa Timur, Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran di seluruh Jawa Timur, RSUD Dr. Soetomo, Rumah Sakit Universitas Airlangga dan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan penelitian medis terhadap kejadian ini khususnya di Jawa Timur," demikian isi surat tersebut, dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, (Minggu, 12/5).

"Dengan harapan ada bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan demi kepentingan masyarakat dan bangsa," imbuhnya.

IKA Unair mengusulkan pemilu yang akan datang, untuk terlebih dahulu melakukan kesehatan fisik dan psikologis bagi calon petugas KPPS dengan mempertimbangkan faktor usia, faktor penyakit yang pernah diderita, terutama penyakit degeneratif, penyakit menular tertentu. Seperti TBC, paru-paru, hepatitis kronis, dan sebagainya.

Selain itu adanya pelayanan kesehatan bagi petugas KPPS yang mengeluh sakit, memperkecil beban kerja di setiap TPS, serta pemberian asuransi kesehatan atau kematian.

Jumlah penyelenggara pemilu ad hoc yang meninggal dunia mencapai 469 orang. Selain itu, sebanyak 4.602 lainnya dilaporkan sakit. Angka ini mengacu pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (10/5) lalu. [ars] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds