PEMILU 2019

Masyarakat Banten Diimbau Tidak Terprovokasi People Power

Keamanan  MINGGU, 12 MEI 2019 , 21:55:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Masyarakat Banten Diimbau Tidak Terprovokasi <i>People Power</i>

Amas Tadjuddin/RZK

RMOLBanten. Masyarakat diimbau agar tidak terprovokasi isu-isu yang merugikan dan membahayakan masyarakat, bangsa dan negara seperti anarkis, radikal, inkonstitusional dan memaksakan kehendak dengan people power.

Ajakan itu disampaikan salah tokoh masyarakat Amas Tadjuddin disela-sela sidang pleno KPU Provinsi Banten tingkat provinsi, Minggu (12/5).

"Bangsa kita Indonesia adalah bangsa yang memiliki budaya, akhlak, sopan santun, dan oleh karena itu sampaikanlah saran dan pendapat kepada siapapun dengan lembut berperadaban dan bukan provokasi negatif," ujarnya.

Dikatakan Amas pentingnya masyarakat bertanggungjawab bersama sama untuk menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

"Kami juga mengajak seluruh elit politik untuk memberikan contoh kesejukan dan berucap agar negeri ini aman dan damai," ucapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris  MUI Kota Serang ini, mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar bersabar dan menunggu keputusan final KPU tentang penetapan hasil suara pemilu 2019.

Menurutnya, KPU adalah lembaga yang bertugas sesuai dengan amanat UU dalam hal penetapan hasil pemilu, oleh karena itu masyarakat harus percaya kepada KPU.

"Kalau masih ada masyarakat yang belum puas terhadap hasil pemilu dan isu kecurangan, maka sebaiknya ditempuh melalui jalur hukum, sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga tidak perlu menebar isu hoax fitnah dan ujaran kebencian," tegasnya.

Pria yang juga menjabat  Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten ini mengapresiasi tahapan pemilu dan penghitungan suara hasilnya di Banten sudah terlaksana sangat baik tertib dan aman, tanpa ada kecurangan.

"Khususnya kepada seluruh penyelenggara Pemilu antara lain KPU dan Bawaslu seluruh tingkatan di Provinsi Banten atas terselenggaranya pelaksanaan tahapan Pemilu 2019," tukasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds