PEMILU 2019

Ketum IDI: Kelelahan Bukan Faktor Utama Ratusan KPPS Gugur

Kesehatan  SENIN, 13 MEI 2019 , 20:49:00 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

Ketum IDI: Kelelahan Bukan Faktor Utama Ratusan KPPS Gugur

Daeng Muhammad Faqih/RMOL Network

RMOLBanten. Gugurnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam proses Pemilu Serentak 2019, faktor utama penyebabnya bukan karena kelelahan.

Demikian ditegaskan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Muhammad Faqih di kantor Pengurus Besar IDI, Menteng Jakarta Pusat, Senin (13/5).

"Dari awal kita mengatakan memang bukan faktor kelelahan, tapi kelelahan itu salah satu yang men-trigger dan memperberat," paparnya.

IDI meluruskan, penyebab kematian bukanlah kelelahan, melainkan karena penyakit yang diderita petugas KPPS itu sendiri.

Kelelahan sebatas pemicu yang membuat penyakit petugas KPPS kambuh.

"Penyakit itu yang menyebabkan kematian, bukan kelelahannya. Misalnya dia lelah, dicampur faktor lain, terjadi gangguan jantung. Bukan faktor utama, bukan penyebab langsung, jadi multifaktor," ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, IDI mengusulkan agar dilakukan penelitian dan investigasi. Penelitian, katanya, bisa dilakukan oleh IDI dan universitas.

Tapi kalau investigasi kan diatur, itu lembaga negara yang punya kewenangan," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, Tri Hesty Widyastoeti Marwotosoeko mengaku bahwa pihaknya telah menemukan 13 jenis penyakit yang diambil dari 15 petugas KPPS di 30 provinsi.

Penyakit itu antara lain infarct myocard, gagal jantung, koma hepatikum, stroke, respiratory failure, hipertensi emergency, meningitis, sepsis, asma, diabetes melitus, gagal ginjal, TBC, dan kegagalan multiorgan.

"Korban meninggal dunia didominasi dalam rentang usia 50 sampai 69 tahun. Sementara kematian tertinggi terjadi di Jawa Barat yang mencapai 177 jiwa,” pungkasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds