PEMILU 2019

Komnas HAM Turun Ke Kota Serang Periksa Sebab Gugurnya Petugas KPPS

Kota Serang  RABU, 15 MEI 2019 , 17:46:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Komnas HAM Turun Ke Kota Serang Periksa Sebab Gugurnya Petugas KPPS

Anggota Komnas HAM di KPU Kota Serang/RZK

RMOLBanten. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia mendatangi KPU Kota Serang dalam rangka mendalami penyebab meninggalnya para penyelenggara pemilu 2019 di Kota Serang.

Selain di KPU Kota Serang, Komnas HAM juga akan melakukan pemantauan di KPU Kabupaten/Kota lain di Banten yang banyak memakan korban jiwa pada pemilu 2019.

Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Alrahab mengatakan tim dari Komnas HAM hari ini turun ke daerah untuk mengetahui kronologi meninggalnya para penyelenggara pemilu dengan meminta keterangan langsung kepada keluarga korban.

"Jadi kita ingin tau penyebab meninggalnnya korban penyelenggara pemilu. Karena kita ingin memastikan secara langsung, penyebab dan akibat korban meninggal dunia," katanya saat mengunjungi KPU Kota Serang, Rabu (15/5).

Hasil awal dari keterangan keluarga korban, kata Amiruddin para korban kelelahan dan mengalami sakit. Akan tetapi, pihaknya masih akan mendalami dan mencari tau keterangan dari korban-korban pemilu 2019 di Kabupaten dan Kota di Banten.

"Ini kan baru Kota Serang, dan belum menyeluruh. Jadi kita belum bisa mensimpulkan secara pasti, penyebab meninggalnnya para penyelenggara pemilu 2019 di Banten," jelasnnya.

Amiruddin juga menjelaskan, untuk daerah-daerah yang menjadi lokasi pemeriksaan korban pemilu 2019 oleh Komnas Ham yaitu, Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB dan Banten.

"Kelima provinsi ini sangat penting, karena korban pemilu 2019 sangatlah banyak. Bahkan bisa dikatagorikan sebagai peristiwa besar," katannya.

Sementara itu, Anak dari almarhum Ulum Supriyadi, (Petugas KPPS), Andra Kirana mengaku telah dilakukan sesi tanya jawab dengan  Komnas HAM, mengenai penyebab awal meninggal ayahandannya.

"Saya jelaskana saja, jadi awalnnya ayah saya sakit setelah bertugas. Sebelum bertugas mah sehat walafiat. Setelah tugas ngeluh sakit kepala, karena kurang tidur," terangnnya.

Andra pun menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ayahanya mengalami tensi darah yang naik. Hingga 160 -180.

"Penyebabnya mah kurang tidur dan masuk angin mungkin. Jadi kita berharap, tahun depan penyelenggaraan Pemilu tidak digabungkan seperti ini. Karena sangat melelahkan," harapnya.

Sementara, Komisioner KPU Kota Serang, Iip Pahrudin mengatakan kedatangan Komnas HAM ke KPU Kota Serang pada hari ini, hanya untuk minta antar ke korban pemilu 2019.

Mereka, kata Iip, ingin memastikan secara langsung penyebab meninggalnnya korban pemilu.

"Jadi kita hanya mengantar saja, dan tidak ada keterkaitan," singkatnnya. [ars]



Komentar Pembaca
Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds