Tidak Terkait Pemilu, Ini Misi Dua Kapal Perang Australia Di Indonesia

Keamanan  MINGGU, 19 MEI 2019 , 10:02:00 WIB | LAPORAN: APRILIA RAHAPIT

Tidak Terkait Pemilu, Ini Misi Dua Kapal Perang Australia Di Indonesia

Kapal perang HMAS Canberra/Net

RMOLBanten. Kapal Induk Angkatan Laut Australia yang berlabuh di JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara sebagai bagian dari misi Indo-Pacific Endeavour 2019 untuk memperdalam kerja sama Australia dengan pasukan keamanan kawasan.

Dua kapal Angkatan Laut Australia yang sudah sandar itu adalah, HMAS Canberra dan HMAS Newcastle, telah tiba di Jakarta.

Kedatangan kapal perang Australia itu juga membantah simpang siur terkait dengan Pemilu di Indonesia yang terus bergejolak samapia saat ini.

Melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (19/5) disebutkan kunjungan HMAS Canberra dan HMAS Newcastle merupakan bagian terakhir dari misi mereka, menyusul berbagai kegiatan pelatihan bencana dan militer dengan Indonesia serta India, Sri Lanka, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Kedatangan dua kapal ini dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut Australia Laksamana Madya Michael Noonan dan Komandan Satuan Tugas Indo-Pacific Endeavour 2019, Marsekal Pertama Rick Owen, yang telah bergabung dengan lebih dari 1.000 personel Pasukan Pertahanan Australia di Jakarta.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan mengatakan, kunjungan ini menunjukkan bahwa hubungan yang kuat dengan Indonesia sangat penting bagi keamanan nasional Australia.

Indonesia dan Australia berbagi perbatasan maritim terpanjang dari dua negara di dunia dan kami bekerja sama untuk membina kerja sama yang lebih besar antara pasukan pertahanan kami,” katanya.

Menurut dia, kerja sama yang erat antardua mitra strategis tersebut sangat penting dalam memastikan wilayah Indo-Pasifik yang aman, terbuka, sejahtera, dan tangguh.

Quinlan juga menekankan, Indonesia dan Australia bekerja erat dalam berbagai masalah keamanan, termasuk penanggulangan terorisme, keamanan maritim, bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana, kerjasama pemeliharaan perdamaian serta industri pertahanan.

Selama di Jakarta, HMAS Canberra, sebuah kapal pendarat helikopter, akan menjadi tuan rumah yang menyelenggarakan sebuah lokakarya tentang bantuan tanggap bencana, sekaligus buka puasa bersama.

Selain itu juga dibuka pameran untuk industri pertahanan Australia yang canggih ditampilkan untuk kali pertamanya. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds