Senang Dapat WTP Namun Masih Ada Temuan, Ini Kata WH

Pemprov Banten  RABU, 22 MEI 2019 , 20:32:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Senang Dapat WTP Namun Masih Ada Temuan, Ini Kata WH

Wahidin Halim didampingi Andika/RUS

RMOLBanten. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018 merupakan hasil kerjasama semua pihak.

Baik itu kerjasama eksekutif maupun legislatif yang kompak sehingga menghasilkan keberkahan di bulan suci ramadhan ini.

Begitu kata Gubernur Banten Wahidin Halim (WH)saat menyampaikan sambutannya dalam Rapat Paripurna Istimewa Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan RI atas LKPD tahun 2018, di gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (22/5).

Keberkahan ini, ujar WH harus dijadikan motivasi bagi seluruh jajaran Pemprov Banten dan DPRD untuk meningkatkan kinerja dan ketaatannya terhadap peraturan sehingga kedepan mampu menghasilkan opini WTP tanpa adanya catatan.
 
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah dan jajaran pimpinan serta anggota lainnya, Kepala BPK Perwakilan Banten Hari Wiwoho, Pj Sekda Banten Ino S Rawita, seluruh kepala OPD dan jajaran, TNI Polri, Tokoh Masyarakat, Ulama, Akademisi dan unsur masyarakat lainnya.

Apa yang disampaikan oleh Kepala BPK bahwa Pemprov Banten memperoleh opini WTP ketiga kalinya, harus kita syukuri apalagi bulan puasa ini agar jadi keberkahan,”katanya.

Keberkahan tersebut, lanjut Gubernur, diartikan oleh Imam Nawawi sebagai tumbuh dan berkembang untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. 

Diraihnya opini WTP merupakan berkah atas meningkatnya ketaatan para aparatur dalam melaksanakan pekerjaannya dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Disamping itu, kenaikan tunjangan kinerja (tukin) menjadi salah satu motivasi para aparatur agar tidak lagi melakukan tindakan-tindakan menyimpang dan penyalahgunaan anggaran yang menyebabkan kerugian daerah.

"Jadi kalau tukin naik berarti meningkat juga ketaatan kepada Allah SWT dan peraturannya, sehingga dapat opini WTP. Selanjutnya, WTP bukan berarti tuntas pekerjaan kita. Ada catatan yang harus ditindalanjuti, harus buat dari sekarang bagaimana rencana aksi untuk menindklanjuti catatan yangg diperoleh. Hari ini mulai kita tindaklanjuti dan selesaikan agar tahun depan tidak ada catatan-catatan lagi,”jelasnya

Usai acara kepada awak media, WH menjelaskan bahwa catatan-catatan yang diperoleh dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2018 ini lebih bersifat administratif yang secara teknis menjadi temuan BPK namun tidak ada kerugian negara.

"Pengawasan akan lebih ditingkatkan, monitoring dan rekonsiliasi melalui rapat pimpinan setiap bulannya untuk dilakukan evaluasi terus dilakukan, menjadi cara  untuk menindaklanjuti temuan secara cepat sesuai rekomendasi BPK. Nanti dalam anggaran tahun berikutnya akan kita perbaiki, seperti tata kelola BOS dan lainnya,”janjinya. [dzk]
 

Komentar Pembaca
Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds