Denny Indrayana: Sengketa Pilpres Tidak Ingin Seperti Bayi Prematur

Hukum  SABTU, 25 MEI 2019 , 20:35:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Denny Indrayana: Sengketa Pilpres Tidak Ingin Seperti Bayi Prematur

Kuasa Hukum 02, Denny Indrayana/Net

RMOLBanten. Substansi perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, belum bisa dibuka ke publik oleh tim kuasa hukum pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pihaknya baru akan membuka bukti dugaan kecurangan pilpres dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Demikian disampaikan anggota tim hukum 02, Denny Indrayana dalam diskusi bertajuk "MK Adalah Koentji" di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (25/5).

"Pada dasarnya apa yang jadi bukti, argumentasi, banyak yang tanya kan ada selisih sekian belas juta. apa bukti-buktinya? Terkait dengan substansi materi, mari sama-sama kita tunggu," ujar Denny.

Mantan Wamenkumham ini mengatakan segala sesuatu tentang bukti dan argumentasi hanya akan dibeberkan pada tahapan pemeriksaan pendahuluan yang akan berlangsung pada tanggal 14 Juni 2019 nanti.

"Ibarat bayi, ini waktu lahirnya 14 Juni pada saat ada pemeriksaan pendahuluan. Kalau sekarang kita sudah lahirkan, itu nanti dia jadi bayi prematur, kurang sehat dia nanti. Kita ingin bayi permohonan ini lahir ke hadapan publik dalam kondisi sehat," pungkas Denny. [dzk] 

Komentar Pembaca
Kenangan Terakhir Bersama Memo

Kenangan Terakhir Bersama Memo

SABTU, 01 JUNI 2019 , 21:00:00

Selamat Jalan Bu Ani

Selamat Jalan Bu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019 , 13:00:00

Soenarko Korban Rekayasa?

Soenarko Korban Rekayasa?

JUM'AT, 31 MEI 2019 , 13:00:00

Senyum Usai PKB

Senyum Usai PKB

KAMIS, 09 MEI 2019 , 17:22:00

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

Pemilu Ulang Di Jakarta Sepi

SABTU, 27 APRIL 2019 , 17:29:00

Kemenangan Indonesia

Kemenangan Indonesia

SABTU, 20 APRIL 2019 , 00:27:00

The ads will close in 10 Seconds