Huawei Diminta Inggris TingkatkanStandar Keamanan

Internasional  JUM'AT, 07 JUNI 2019 , 10:43:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Huawei Diminta Inggris TingkatkanStandar Keamanan

Foto/Net

RMOLBanten. Huawei, Perusahaan teknologi informasi asal China,  diminta meningkatkan standar keamanan di tengah persaingan global saat ini.

Direktur Teknis Pusat Nasional untuk Keamanan Elektronik, Ian Levy menyebutkan, peningkatan standar keamanan sangat penting bagi Huawei. Terlebih menurutnya, standar keamanan perusahaan itu sudah sangat usang.

"Huawei adalah perusahaan yang membuat hal-hal yang sangat berbeda dari kompatriotnya di Barat. Di satu sisi ini karena pertumbuhan pesat mereka, di sini lain juga mungkin karena budaya," ujar Levy seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (7/6).

"Kesimpulan kami, keamanan mereka lebih buruk dan kami harus menghadapi risikonya," imbuh Levy.

Sebelumnya, Huawei telah mendapatkan sanksi dari Amerika Serikat setelah dimasukkan ke dalam daftar hitam negara itu. Akibatnya, Huawei tidak diperkenankan untuk membeli sejumlah komponen dari negeri Paman Sam itu.

Sementara, pada April lalu Inggris secara resmi melarang Huawei untuk terlibat dalam komponen inti pengembangan teknologi generasi kelima (5G). Sedangkan untuk komponen non-inti, Huawei diberi akses secara bersyarat.

Menghadapi itu semua, Huawei telah berjanji mengalokasikan dana lebih dari 2 miliar dolar AS untuk mengatasi masalah keamanan. Namun, mereka menyebut penyelesaian akhir memerlukan waktu hingga lima tahun.

Hingga saat ini, sejumlah pihak termasuk AS menuding Huawei adalah perpanjangan tangan Beijing untuk keperluan spionase melalui produk-produknya. Washington juga telah memperingatkan para sekutunya akan hal tersebut. [dzk] 

Komentar Pembaca
Gencatan Senjata Di Suriah,  AS-Turki Satu Suara
Ekor Kepala

Ekor Kepala

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019

Tabloid Meghan

Tabloid Meghan

KAMIS, 17 OKTOBER 2019

Kim Jong UN Tunggangi Kuda Putih, Isyarat Lawan AS
Erdogan: Turki Tidak Akan Nyatakan Gencatan Senjata Di Timur Laut Suriah
Blue Girl

Blue Girl

SELASA, 15 OKTOBER 2019

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds