Pakar Hukum Tata Negara: Siapa Yang Curang Tidak Boleh Duduk Di Singgasana

Politik  SENIN, 10 JUNI 2019 , 19:05:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Pakar Hukum Tata Negara: Siapa Yang Curang Tidak Boleh Duduk Di Singgasana

Refly Harun/Net

RMOLBanten. Siapapun yang curang harusnya tidak boleh duduk di singgasana kekuasaan. Itu prinsip umum dan berlaku untuk siapapun.

Demikian disampaikan pakar hukum tata negara Refly Harun dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Senin (10/6).

Menurut Refly, setiap warga negara Indonesia pasti mendambakan hadirnya proses pemilihan umum yang jujur dan adil.

Mendambakan pemilu jurdil itu keinginan pribadi sebagai seorang warga negara,” terangnya.

Refly menegaskan bahwa keinginannya itu tidak ada hubungan dengan pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maupun Joko Widodo-Maruf Amin. Menurutnya, hal tersebut murni keinginan sebagai seorang warga negara.

Berdasarkan penghitungan suara pilpres yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Joko Widodo-Maruf Amin menjadi pemenang pilpres.

Namun demikian, pasangan Prabowo-Sandi tidak terima dengan hasil tersebut dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena menemukan sejumlah indikasi kecurangan pilpres. [dzk]


Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds