Berebut Jabatan Eselon Di Pemprov Banten

Pemprov Banten  SELASA, 11 JUNI 2019 , 21:10:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Berebut Jabatan Eselon Di Pemprov Banten

Ilustrasi/Net

RMOLBanten. Sejumlah pejabat dari Tangerang, Lebak dan Pandeglang berebut jabatan eselon II dan fungsional di Pemprov Banten. Sampai tadi siang, Selasa (11/6) panitia lelang jabatan menerima 21 orang pelamar.
 
Diketahui, Pemprov Banten melalui surat nomor 005-PANSEL.JPTP/2019 membuka lelang jabatan untuk empat posisi sejak 22 Mei.

Empat jabatan tersebut yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepala Biro Bina Perekonomian. Dan jabatan non eselon II (fungsional), Direktur Utama RSUD Banten.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin, mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima pada hari terakhir pendaftaran, dari empat posisi yang dibuka lelang ada 21 peserta yang mendaftarkan diri.

Pendaftar hari ini (kemarin, red) sampai dengan pukul 15.00 WIB berjumlah 21 orang. Biro Bina Perekonomian 8 orang, BPKAD ada empat orang, Dinkes ada lima orang dan Direktur RSUD Banten ada empat orang,” katanya, Selasa (11/6).

Ia menjelaskan, secara aturan jumlah pendaftar per posisi sudah memenuhi syarat minimal kuota pendaftar sebanyak empat orang. Pendaftar bukan hanya berasal dari internal pemprov namun juga ada yang berasal dari pemerintah kabupaten/kota di Banten.

Ada seperti dari Pandeglang, Lebak, Tangerang ada, luar Banten belum. Yang empat itu (untuk pendaftar dari eksternal pemprov) ada semua,” imbuhnya.

Meskipun kuota minimal pendaftar telah terpenuhi akan tetapi lanjut Komarudin, pihaknya tetap membuka kemungkinan akan memerpanjang masa pendaftaran. Kepastian akan hal itu baru bisa diketahui setelah panitia seleksi (pansel) menggelar rapat pleno yang akan digelar pada hari ini. 

Kita ingin mendapat calon yang terbaik, kalau semakin banyak pendaftarkan peluang untuk mendapatkan calon terbaik kan lebih. Bisa saja kita perpanjang walapun sudah empat (pendaftar). Untuk urusan perpanjangan nanti di pansel,” harapnya.

Setelah pendaftaran, kata dia, pansel akan menggelar sejumlah tahapan lanjutan.

Setelah seleksi administrasi nanti yang lolos administrasi dikirim untik tes assessment (penilaian, red). Setelah assesment baru nanti kesehatan sesuai jadwal,” terangnya.

Berdasarkan, surat pengumuman lelang jabatan ada sejumlah seleksi yang akan dilalui pada pendaftar. Itu terdiri atas seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, seleksi kompetensi, pemeriksaan kesehatan, penulisan makalah dan wawancara. Proses lelang sendiri dijadwalkan akan selesai pada 11 Juli 2019.

Asda II Ino S Rawita mengaku pihaknya menjamin seluruh proses lelang jabatan bebas dari intervensi pihak manapun. Pemprov ingin mencari calon pejabat yang benar-benar berkualitas.

Ini sifatnya terbuka dan semua proses yang dilakukan sepenuhnya dilakukan secara independen. Semua penilaian dilakukan secara objektif,” ujar Ino. [dzk]

 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds