Andika Warning OPD Selesaikan Pembangunan Fisik November Ini

Pemprov Banten  SELASA, 18 JUNI 2019 , 08:09:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Andika <i>Warning</i> OPD Selesaikan Pembangunan Fisik November Ini

Andika Hazrumy/Net

RMOLBanten. Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan,  jembatan dan bangunan yang telah direncanakan di APBD 2019, bisa selesai pembangunannya sesuai target yakni pada November 2019.
 
Andika optimistis target tersebut dapat tercapai demi melihat progres penyerapan anggaran yang terjadi sampai dengan tri wulan kedua tahun ini.

"Sesuai dengan perencanaan dalam APBD, pembangunan fisik itu targetnya November 2019 harus selesai,” kata Andika usai memimpin rapat pimpinan OPD (organosasi perangkat daerah) di Aula Gedung Bappeda  Banten di KP3B Curug, Kota Serang, Senin (17/6).

Ia menjelaskan, hasil evaluasi dalam rapim tersebut menyebutkan bahwa penyerapan anggaran pada triwulan kedua tahun ini telah mencapai 40 persen untuk keuangan dan 35 persen untuk pembangunan fisik. Ini sudah on track. Mudah-mudahan target kita November pembangunan fisik selesai, tidak meleset jauh,” imbuhnya.

Terkait pembangunan fisik, Andika mengatakan, hal tersebut di antaranya adalah pembangunan jalan provinsi di sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Selanjutnya, pembangunan tahap kedua revitalisasi kawasan Banten Lama yang sekarang disebut sebagai Kawasan Kesultanan Banten.

"Untuk Revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten, di tahap kedua ini revitalisasi mencakup revitalisasi kanal dan pembangunan pemukiman penduduk di sekitar kawasan Kesultanan Banten,” ujarnya.

Pemprov Banten menargetkan kondisi jalan provinsi di Banten baik pada tahun 2020. Ruas jalan dimaksud adalah sepanjang 746,9 km atau 98,01 persen dari total jalan provinsi sepanjang 762,03 Km. Dengan demikian, sekitar 1,99 persen atau sepanjang 15,13 km ruas jalan yang perlu ditingkatkan hingga pada 2020.

"Tahun 2019 ini, Pemprov akan melakukan pembangunan sepanjang 59,20 kilometer dari total ruas jalan yang masih rusak 74,46 km atau 9,77 persen dari total jalan kewenangan provinsi. Sehingga, tahun 2020 tersisa 1,99 persen jalan yang harus diselesaikan. [ars]
 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds