Peserta Open Bidding Pemkot Serang Kesulitan Penulisan Makalah

Kota Serang  KAMIS, 20 JUNI 2019 , 15:06:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Peserta <i>Open Bidding</i> Pemkot Serang Kesulitan Penulisan Makalah

Foto/RAG

 RMOLBanten. Setelah mengikuti tahapan test kompetensi (assesment) peserta open bidding pejabat Eselon II Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Tahapan lanjutan yaitu penulisan makalah.

Pelaksanaan tahapan penulisan makalah sendiri di mulai pada pukul 10:00 Wib  yang dilaksanakan di Hotel Ledian, Kota Serang, Kamis (20/6).

Dalam tahapan ini, rata-rata dalam penulisan makalah ini peserta mengalami kesulitan, karena tema makalah ditentukan oleh Panitia Seleksi (Pansel).

Para peserta mengaku mengalami kesulitan dalam tahapan open bidding 2019, karena waktu yang sangat mepet. Selain itu juga diperlukan pemahaman mendalam untuk menyelesaikan persoalan masyarakat Kota Serang.

"Kita perlu pemahaman Perda dan Perwal Pemkot Serang, karena setiap masalah harus ada solusi yang disiapkan. Biar sesuai dengan visi misi Pemkot Serang," kata salah satu peserta Husna Ramdani yang masih menjabat sebagai Kabag Tu dan Protokoler, Pemkot Serang.

Peserta lainya, Yudi Suryadi mengakui, tahapan open bidding dalam membuat makalah terbilang pusing, karena harus menjelaskan dan menjabarkan jabatan yang dituju.

"Kalau tidak sesuai dengan jabatan akan menjadi susah. Apalagi, dalam penulisan makalah dilakukan dengan ditulis tangan," jelas Yudi.

Ketua Pansel Syahbandar menuturkan pada open bidding 2019 ini, dibuat berbeda dengan pelaksanaan open bidding tahun 2018 lalu.

"Maka itu, judul makalah kita buatkan, dan peserta tinggal berfikir untuk membuat konskonsep serta ide yang inovatif. Kita ingin seleksi open bidding ini diatur oleh Pansel bukan oleh peserta," tegasnya.

Dikatakan Syahbandar, dalam open bidding ini, dirinnya ingin mencari sosok seorang pemimpin yang memiliki ide-ide kreatif dan inovasi.

Dirinya juga menjelaskan, untuk pengumuman peserta open bidding di tahapan makalah akan disatukan dengan tahapan wawancara pada tanggal 22 Juni 2019.

"Semua hasil kita satukan, dan pengumuman dibarengin dengan tahapan wawancara," jelasnya. [ars]


Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds