Ada Ular Sanca Di Kantor Gubernur Banten Lama

Pemprov Banten  KAMIS, 27 JUNI 2019 , 11:49:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Ada Ular Sanca Di Kantor Gubernur Banten Lama

Foto/RUS

RMOLBanten. Ular Sanca (phyton) bermotif kembang sepanjang 3,5 meter ditemukan petugas kebersihan di eks Pendopo Gubernur Banten di Jalan Brigjen Syamun Nomor 5 Kota Serang, yang kini beralih fungsi menjadi Museum. Negeri Banten, Kamis (27/6).

Ular sanca itu ditemukan sekitar  pukul 09.00 WIB.
 
Menurut Hartono, pertama kali ditemukan ular sanca tersebut ketika  sedang membersihkan rumput dibelakang gedung yang semula akan dijadikan rumah dinas gubernur tersebut.
 
"Tadi pagi, waktu saya sedang membersihkan rumput dibelakang sebelah kanan, tiba-tiba ada kepala ular naik," ujarnya.
 
Awalnya, Hartono tidak menyangka bahwa yang menjulur keatas adalah kepala ular yang suka memakan daging dengan cara dilumpuhkan tersebut.
 
"Saya kira itu tadinya ranting daun pohon jati yang menumpuk, karena kulitnya warnanya sama. Tapi setelah saya perhatikan lagi, ternyata memang ular sanca," ujarnya.
 
Namun setelah sadar bahwa badan sanca yang dikira tumpukan daun ranting tersebut, ia langsung berteriak memanggil temanya yang juga sedang membersihkan rumput.
 
"Saya langsung teriak, dan dengan beberapa teman akhirnya saya berhasil tangkap. Ularnya sedikit terluka dibagian tengahnya, karena waktu saya membersihkan rumput dengan benda tajam.
 
Koordinator Kebersihan Lapangan di pendopo pada Biro Umum Banten, Yayat Supriyatna mengaku, ular diduga ular tersebut sudah lama berada didalam pendopo lama, karena sudah lama kawasan tersebut rumputnya jarang dibersihkan.
 
"Sejak saya menjadi koordinator kebersihan di pendopo lama dan pendopo baru, saya bersihkan. Dan tadi pagi saya ketika sedang ada disana saya mendengar petugas kebersihan berteriak, karena ada ular besar," jelasnya.
 
Selain ular Sanca, sebelumnya juga banyak ditemukan ular-ular kecil. "Disana banyak, kemungkinan dari Kali Cibanten, dan memang disana ada tembok retak dan dibawahnya berlubang," ungkapnya.
 
Rencananya ular dengan bobot 20 kilogram tersebut akan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banten.
"Tapi kalau ada orang mau memilhara, akan saya berikan,. Dengan syarat tidak untuk dijual atau dibunuh. Tetapi ular itu dipelihara," ungkap Yayat. [ars]


Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds