Silpa APBD 2018 Banten Capai Rp 1,06 Triliun, Banyak Banget?

Parlemen  KAMIS, 04 JULI 2019 , 02:00:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Silpa APBD 2018 Banten Capai Rp 1,06 Triliun, Banyak Banget<i>?</i>

Ilustrasi/NET

RMOLBanten. Fraksi-fraksi di DPRD Banten mempertanyakan tingginya sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) APBD tahun 2018 yang mencapai Rp 1,06 triliun.

Demikian terungkap dalam sidang paripurna daengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi atas nota pengantaar Gubernur Banten tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Banten tahun anggaran 2018 di DPRD Banten, Rabu (3/7).

Juru bicara (jubir) Fraksi PDI Perjuangan, Murtawisata menilai, tingginya silpa bukan dari efisiensi yang menjadi prestasi gubernur. Oleh karena itu, pihaknya meminta Gubenur Banten Wahidin Halim (WH) untuk bisa memberikan jawaban.

Kami menilai, APBD belum menjadi stimulus sehingga perencanaan dan pelaksanaan belum berjalan maksimal. Hal itu juga menyebaknya tinggnya silpa. PDI Perjuangan selalu onjektif dalam melakukan penilaian. Dan kami yakin pemerintah tetap konsisten menjalankn pemerintaha,” kata Murtawisata.

Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan temuan oleh Badan Pemeriksa Keuanganan (BPK) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Banten tahun 2018.

Kami juga menyambut baik langkah-langkah Pemprov Banten yang telah menyusun rencana aksi dalam memanggapi temuan BPK RI dengan mengintruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera menyelesaikan laporan temuan BPK,” jelasnya.

Terkait realisasi anggaran yang belum mencapai target, ia mengungkapkan, hal tersebut tentunya menjadi perhatian Fraksi DPI Perjuangan. Pihaknya juga menyoal faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi.

Seperti target belanja pada 2018 hanya mencapai 88 persen. Ini jauh lebih kecil dari tahun sebelumnya yang mencapai 90 persen. Meski tidak berhubungan dengan opini WTP, tapi jika dilihat dari realisasi pajak yang mencapai 111,50 persen harusnya dibalas kinerja dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Sementara, Juru Bicara Fraksi Golkar, Fitron Nur Ikhsan juga mempertanyakan tingginya Silpa.

Jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar Rp 700 miliar, silpa tahun 2018 cukup tinggi, mencapai Rp 1 triliun lebih. Ini harus disikapi secara serius faktor penyebabnya agar hal ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Fraksi Golkar juga memberikan apreasiasi kepada Pemprov Banten atas raihan opini WTP. Pihaknya juga meminta pemprov untuk mempertahankan opini tersebut.

Harus ada upaya keras. Salah satunya melakkan langkah-langkah dalma menyikapi temuan BPK RI. Inilah waktu yang tepat sebagai langkah positif agar ke depan mampu mempertahankan WTP,” ujar Fitron.

Sementara, Sekda Banten, Al Muktabar mengatakan, pihaknya akan mengkritisi lebih jauh atas tanggapan umum fraksi-fraksi terhadap nota pengantar Gubernur Banten tentang Raperda tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Banten TA 2018. Dimana salah satu yang dikritisi yakni terkait tingibnya silpa.

Kita lihat lebih jauh apa hambatan teknis dan ada juga hal-hal normatif, seperti pergeseran regulasi dan seterusnya. Seperti kita lihat check and balance antara Pemprov dengan DPRD Banten sudah berjalan bagus. Tadi disebutkan juga ada apresiasi terkait opini WTP. Selanjutnya kinerja yang dilakukan Pak Gubenur dan Wakil Gubernur Banten (Wahidin Halim, WH-Andika Hazrumy) tentang upaya melakuakn pembangunan untuk masyarakat,” kata Muktabar.

Untuk hal teknis, Muktabar menilai, hal itu akan ditindak lanjuti Pemprov Banten.

DPRD menilai silpa tinggi. Kita akan lihat ada berapa efisensi, regulasi dan seterusnya. Tapis ecara umum dalam pencapaian kinerja cukup memdai capaiannya. Tapi bila ada hal lain, kita juga akan evaluasi OPD. Mana yang dingatkan dan itu akan jadi konsentrasi. Nanti saya akan lapoar ke Pak Gub (WH),” terangnya. [ars]

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds