Airin: Rakernas Apeksi Momentum Pendinginan Pasca Pemilu

Advertorial  KAMIS, 04 JULI 2019 , 09:59:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Airin: Rakernas Apeksi Momentum Pendinginan Pasca Pemilu

Ketua Apeksi Airin Rachmi Diany/Dok

RMOLBanten. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany saat membuka rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2019 di Semarang menyebutkan seluruh walikota bisa berkontribusi dalam menjaga keamanan proses pendinginan pasca pemilu.

"Rakernas Apeksi menjadi momentum penguatan sinergi dan peleburan rivalitas antar Pemerintah Kota di Indonesia," katanya, Rabu, (3/7).

Airin yang juga Ketua Apeksi ini mengatakan, agar pemerintah kota melalui Apeksi harus terus mengawal dan mendukung pencapaian pembangunan dalam RPJMN. Karena hal itu penting dan untuk sinkronisasi antara pembangunan kota dan daerah.

"Apeksi memberikan misi bersama. Bahwa seluruh Kota di Indonesia harus maju bersama. Melalui fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Pusat. Membantu proses percepatan pembangunan nasional. Dengan begitu, tugas walikota bisa diapresiasi dan sukses," ujarnya.

Menurut Airin, tema besar Rakernas Apeksi 2019 ini adalah penguatan alokasi anggaran pemerintah daerah guna mendukung kemandirian daerah dalam rangka mengimplementasi pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. Tema tersebut dapat disikapi sebagai semangat untuk penguatan sinergi antar stakeholder dalam pengembangan kota.

"Semangat penguatan alokasi anggaran dapat berdampak positif dalam mengubah pola pikir formulasi pembuatan anggaran. Pemerintah kota saat ini tidak dapat berdiri sendiri sebagai stakeholder pembangunan kota tetapi juga harus bergerak bersama stakeholder lainnya," terangnya.

Sementara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, rakernas ini bisa memangkas alur pembangunan daerah. Saling berkomunikasi untuk menentukan kebijakan yang bisa mempercepat Indonesia menuju negara yang sejahtera.

"Salahsatunya dana kelurahan yang mulai direalisasikan tahun ini," ucapnya.

Sayangnya, Mendagri masih menerima laporan ada sebagian daerah yang belum melaksanakannya. Jadi dalam apeksi ini, diharapkan bagi yang belum untuk belajar kepada daerah yang sudah berhasil menerapkan kebijakan yang sesuai dengan surat edaran Mendagri Nomor 146/2694/SJ tentang petunjuk pelaksanaan Permendagri Nomor 30 Tahun 2018.

Bersamaan dengan selesainya pesta politik, Tjahjo juga berharap agar pimpinan Tangsel bisa menjaga ketertiban daerahnya. Segera melanjutkan proses pembangunan yang mungkin sempat tertunda.

"Sehingga APBD bisa segera direalisasikan sesuai time table," tegasnya.

Ditambahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan setiap pimpinan daerah harus terus menjaga kondusifitas daerahnya masing-masing. Terutama sudah usainya pesta demokrasi.

"Yang seru-seru sudah lewat. Sekarang kita harus loncat kembali. Meraih pencapaian pembangunan. Mengisi semua fasilitas yang sudah dibangun. Majukan daerahnya masing-masing. Tugas utama pemimpin daerah adalah memastikan semua program pembangunan berjalan dengan baik," tandasnya. [adv]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds