TRUTH Buat Petisi Hentikan Intimidasi Terhadap Rumini

Pendidikan  SELASA, 09 JULI 2019 , 05:47:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

TRUTH Buat Petisi Hentikan Intimidasi Terhadap Rumini

Foto: Repro

RMOLBanten. Dukungan moril terus diberikan kepada Rumini, mantan guru honorer di SDN Pondok Pucung 02 yang dipecat karena membongkar kasus pungutan liar (Pungli).

Salah satu dukungan yang diberikan yakni penandatangan petisi online 'Stop Pungli Pendidikan, Hentikan Intimidasi Terhadap Rumini' yang digagas oleh Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH).

Petisi online tersebut bisa langsung diakses melalui https://www.change.org/p/joko-widodo-stop-pungli-pendidikan-hentikan-intimindasi-terhadap-rumini.

Sudah ada 214 orang yang menandatangi petisi tersebut, sampai berita ini diturunkan Selasa (9/7) pagi.

Dalam petisi tersebut, TRUTH menegaskan bahwa kasus Rumini membuat kaget banyak pihak.

Dan, juga menyebutkan bahwa kasus Rumini menjadi salah satu potret pendidikan di Tangsel yang gagal.

Isi petisi itu: Rumini adalah potret dimana carut marutnya Pelayanan Pendidikan di Indonesia terutama di Tangerang Selatan yang sangat lekat dengan praktek pungli.

Tidak hanya saat ini saja persoalan ini mencuat dalam catatan TRUTH (Tangerang Public Transparency Watch) sendiri dari kurun waktu 4 tahun terakhir setidaknya ada 11 kasus dugaan pungli yang dilaporkan ke Dinas Pendidikan Tangerang Selatan namun tidak pernah ditindaklanjuti.

Kemudian, TRUTH juga menerangkan bahwa menangani kasus pungli di Tangsel diibaratkan seperti peribahasa 'Api Dalam Sekam'.

Dan praktik pungli di Tangsel sudah menjadi rahasia umum.

Petisi juga menulis alasan: Masih lemahnya perlindungan kepada murid, wali murid serta sosok seperti Rumini, alih-alih mendapat apresiasi dari Pemerintah daerah justru harus berhadapan dengan diskriminasi, intimindasi serta berakhir dengan pemecatan.

Rumini adalah akumulasi dari persoalan yang timbul akibat ketidakmampuan Pemerintah menangani persoalan pungli pendidikan, seperti Api Dalam Sekam praktek pungli menjadi rahasia umum yang terus menggrogoti sistem pelayan pendidikan.

Namun lemahnya perlindungan hukum membuat masyarakat serta guru yang masih memiliki integritas merasa takut membuat praktek tersebut menjamur susah untuk dihilangkan.

Dengan dibuatnya petisi ini, TRUTH ingin Pemerintah tegas dalam memberantas pungli. Jangan sampai ada kasus Rumini selanjutnya.

"Karena itu urgensi ketegasan pemerintah sudah sangat dibutuhkan untuk segera #Berantaspunglipenidikan dan jangan sampai ada lagi Rumini berikutnya,” ujar petisi itu.

Lanjut petisi itu; Sebab, jika kasus Rumini tidak dituntaskan kami khawatir bahwa tindakan intimindasi seperti pemecatan menjadi ancaman untuk para Guru serta masyarakat.

Sehingga melalui petisi ini kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat #KamiBersamaRumini, untuk bersama mendukung dan mendesak pemerintah untuk segera #Berantaspunglipenidikan," beber petisi tersebut.

Selain itu juga TRUTH bersepakat dan bersama mendesak kepada Presiden RI Joko Widodo untuk berkomitmen berantas pungli pendidikan.

Dan juga untuk memerintahkan Saber Pungli untuk menindak tegas para pelaku pungli pendidikan.

Kemudian mendesak Menteri Pendidikan & Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk menindaklanjuti praktek pungli di SDN Pondok Pucung 02 dan pemecatan Rumini.

Bahkan TRUTH mendesak pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Walikota Airin Rachmi Diany untuk memecat Kepala Dinas Pendidikan Taryono beserta bawahannya yang terbukti melakukan intimindasi pemecatan terhadap Rumini.

Serta mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan Melalui Walikota Airin Rachmi Diany untuk memecat Kepala Dinas Pendidikan Taryono beserta bawahannya yang terbukti melakukan praktek Pungli. [ars]

Komentar Pembaca
Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

Shalat Ied Di Alun-Alun Rangkasbitung

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:31:00

Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

The ads will close in 10 Seconds